WHO: Setiap 40 Detik Ada Satu Orang Tewas Akibat Bunuh Diri

Penulis: Reza Perdana

WHO: Setiap 40 Detik Ada Satu Orang Tewas Akibat Bunuh Diri

Ilustrasi (Pixabay)

Kamis, 12 September 2019 | 11:40

Analisadaily - Setiap 40 detik, seseorang kehilangan nyawanya karena bunuh diri dan hampir 800.000 orang meninggal karena bunuh diri setiap tahun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan menjelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia yang ditandai setiap tanggal 10 September.

Dilansir dari Asia One, Kamis (12/9), bunuh diri adalah penyebab utama kematian kedua di antara anak berusia 15-29 tahun setelah cedera di jalan, berdasarkan data WHO.

Thailand, yang menempati peringkat ke-32 dengan 14,4 kasus bunuh diri per 100.000 penduduk, atau hampir 10.000 kematian akibat bunuh diri tahun lalu, memegang posisi nomor 1 di antara negara-negara ASEAN dalam daftar bunuh diri WHO, diikuti oleh Singapura (Peringkat 67 dengan rasio 11,2) dan Laos (Peringkat 84 dengan rasio 8,6).

Filipina memiliki tingkat ASEAN terendah (Peringkat 163 dengan rasio 3,2). Brunei tidak ada dalam daftar 183 negara.

Sambil mencatat bahwa jumlah negara dengan strategi pencegahan bunuh diri nasional telah meningkat menjadi 38 dalam lima tahun sejak publikasi laporan global pertama WHO tentang bunuh diri, Direktur Jenderal WHO, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus menekankan, ini masih terlalu sedikit dan pemerintah perlu berkomitmen.

“Meskipun ada kemajuan, satu orang masih meninggal setiap 40 detik karena bunuh diri,” kata Ghebreyesus.

“Setiap kematian adalah tragedi bagi keluarga, teman, dan kolega. Namun bunuh diri dapat dicegah. Kami menyerukan semua negara untuk memasukkan strategi pencegahan bunuh diri yang terbukti ke dalam program kesehatan dan pendidikan nasional secara berkelanjutan,” katanya.

Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia telah diamati setiap tahun sejak 2003 untuk meningkatkan kesadaran publik tentang bunuh diri di seluruh dunia, dan apa yang dapat dilakukan orang untuk membantu mencegahnya.

WHO bekerja sama dengan mitra global meluncurkan kampanye ‘40 detik aksi’, yang akan memuncak pada Hari Kesehatan Mental Sedunia pada 10 Oktober. Tema tahun ini adalah pencegahan bunuh diri.

Kampanye ‘40 detik aksi’ memberi kesempatan bagi orang untuk membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan bunuh diri sebagai masalah kesehatan masyarakat global. WHO juga mendesak orang-orang untuk membagikan pesan, foto, ilustrasi, dan video mereka yang tidak bersifat pribadi di Twitter atau Instagram menggunakan tagar # 40seconds dan #WorldMentalHealthDay.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar