Waspadai Penyakit Langka Alergi Sinar Matahari

Penulis: Sagita Purnomo | Editor: Reza Perdana

Waspadai Penyakit Langka Alergi Sinar Matahari

Ilustrasi (Fox News)

Senin, 6 Juli 2015 | 16:55

Analisadaily - Seorang gadis berusia 11 tahun di Kota Los Angeles, Savannah Fulkerson, menderita penyakit langka, yaitu alergi matahari. Akibat penyakit ini, gadis tersebut harus hidup dalam kegelapan dan tidak dapat keluar rumah.

Jika terkena sinar matahari, maka kulit gadis ini akan gatal dan melepuh. Kondisi ini dikenal dengan nama erythropoietic protoporphyria atau EPP yang dialami 5 dari 1 juta orang di dunia.

Penyakit langka ini disebabkan oleh cacat produksi hemoglobin yang meminta produksi porfirin atau senyawa beracun yang menyebabkan sensitivitas matahari.

"Jika terkena sinar matahari ia selalu merasa kesakitan, rasanya seperti kulit Anda dituangi oleh cairan larva panas," kata Ibu Savannah Fulkerson, dilansir dari Fox News.

Tim medis yang menangani Savannah Fulkerson sedang berusaha keras menemukan obat untuk menangani penyakitnya tersebut. Untuk sementara, gadis ini selalu menggunakan pakaian khusus dan menghindari paparan sinar matahari secara langsung.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar