Waspadai Obesitas Pada Anak, Ini Saran Dokter

Penulis: Reza Perdana

Waspadai Obesitas Pada Anak, Ini Saran Dokter

Dokter spesialis tumbuh kembang anak, dr. Bernie Endayarni Medise, SpA (K), di Medan, Sabtu (4/3).

Sabtu, 4 Maret 2017 | 20:21

Analisadaily (Medan) - Fenomena keseringan main gadget yang saat ini terjadi dalam proses tumbuh kembang anak, membuat anak-anak sangat jarang bergerak. Ternyata hal ini memiliki dampak serius.

Dokter spesialis tumbuh kembang anak, dr. Bernie Endayarni Medise, SpA (K) mengatakan, jika merujuk badan organisasi kesehatan dunia atau WHO disarankan seorang anak beraktivitas fisik minimal satu jam dalam satu hari.

Kenapa? Di zaman modern saat ini, anak-anak tinggal duduk di depan televisi atau duduk dimana pun main gadget. Padahal energinya tidak terpakai, energi yang tidak terpakai akan di deposit dalam tubuh yang akhirnya menumpuk.

“Ini yang menyebabkan obesitas salah satunya,” kata dr. Bernie kepada para jurnalis dalam acara Nestle Dancow Explore your World di Medan, Sabtu (4/3).

Disebutkannya, anak-anak yang mengalami obesitas di masa kecil juga berpotensi di masa besar. Di masa dewasa nanti ditakutkan menderita non-communicable disease atau kondisi medis yang bukan disebabkan infeksi dan tidak disebarkan diantara manusia.

“Misalnya diabetes melitus, hipertensi dan sebagainya,” sebutnya.

dr. Bernie mengungkapkan, persoalan ini bukan hanya masalah orang tua saja untuk mewaspadai. Namun orang tua tetap harus memberikan stimulus agar anak terus bergerak, minimal satu jam per hari untuk aktivitas fisik.

“Mungkin juga taman harus disediakan, supaya anak-anak bisa aktivitas fisik tanpa menyebabkan anak menjadi obesitas,” ungkapnya.

Dalam proses tumbuh kembang kehidupan seorang anak, banyak hal yang harus dilakukan orang tua. Salah satunya soal mengatur nutrisi agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

Sebagai mitra terpercaya orang tua dalam memastikan tumbuh kembang optimal anak, Nestle Dancow menghadirkan inovasi terbarunya, Advanced Excelnutri+ yang memiliki kandungan Lactobacillus rhamnosus hingga tiga kali lebih tinggi dari sebelumnya.

Lactobacillus rhamnosus adalah bakteri baik yang dapat membantu menjaga saluran pernafasan dan saluran cerna anak. Menjaga asupan bakteri baik sangat penting, karena tubuh yang terlindungi dapat menjadi fondasi fundamental untuk mendukung proses belajar dan pertumbuhan fisik anak,” terang dr. Bernie.

Selain Medan, Nestle Dancow Explore your World juga akan diselenggarakan di lima kota lainnya, Surabaya (1-2 April), Jakarta (29-30 April), Semarang (5-6 Agustus), Solo (9-10 September) dan Makassar (7-8 Oktober).

“Tidak hanya menjadi tempat untuk anak dalam belajar lebih berani dan mandiri. Kami ingin para orang tua yang mendampingi juga semakin yakin mengatakan ‘IYA BOLEH’ untuk anak bereksplorasi,” terang Senior Brand Manager Dancow Advanced Excelnutri+ Nestle Indonesia, Riza Nopalas.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar