Wanita Hamil Lebih Berisiko Terserang Listeriosis

Penulis: Elfa | Editor: Eka Azwin Lubis

Wanita Hamil Lebih Berisiko Terserang Listeriosis

Ilustrasi (Omaha World)

Rabu, 13 Desember 2017 | 11:33

Analisadaily - Seorang wanita hamil di Gauteng, Afrika Selatan, meninggal dunia akibat mengalami Listeriosis.

Setidaknya sudah 37 wanita hamil dilaporkan meninggal akibat listeriosis dalam satu tahun terakhir. Ancaman ini membuat pihak kesehatan memberi peringatan kepada setiap wanita agar lebih mengenal dan waspada terhadap listeriosis.

Listeriosis adalah penyakit yang berasal dari makanan karena terkontaminasi bakteri Listeria monocytogenes. Bakteri ini dapat terkontaminasi ke makanan melalui tanah, air dan vegetasi. Produk hewani dan produk segar juga bisa terkontaminasi.

Sebanyak 557 kasus listeriosis telah terdeteksi tahun ini dan sebagian besar berada di Gauteng. Ibu hamil adalah salah satu kelompok yang rentan terserang. Setidaknya 20 kali lebih mungkin terkena penyakit tersebut.

Infeksi dapat terjadi kapan saja selama masa kehamilan. Namun paling sering terjadi pada trimester ketiga saat sistem kekebalan ibu hamil menurun dan sistem kekebalan janin juga belum sepenuhnya berkembang.

Listeriosis dapat membuat ibu hamil berisiko mengalami keguguran, persalinan prematur dan meninggalnya bayi dalam kandungan. Gejalanya bisa berupa flu, sakit kepala, nyeri otot, demam, mual, muntah dan diare.

Menurut laporan Huffington Post, Rabu (13/12), listeriosis bisa dicegah dan diobati dengan cara mencuci semua buah dan sayuran.

Kemudian, beberapa makanan yang harus dihindari antara lain keju lunak dan produk susu yang tidak dipasteurisasi. Hindari pula daging dingin, kecuali dipanaskan kembali, salad, dan periksa kedaluarsa makanan.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar