Wabah Kolera Serang Irak

Penulis: Christison Sondang Pane | Editor: James P Pardede

 Wabah Kolera Serang Irak

Seorang wanita duduk di dekat anaknya yang menderita kolera di sebuah rumah sakit di Baghdad, 21 September 2015 kemarin (Reuters)

Kamis, 24 September 2015 | 13:44

Analisadaily – Kementerian Kesehatan Irak mengatakan bahwa pertama kalinya wabah kolera menyerang negara sejak tahun 2012 silam. Setidaknya, sekitar 121 kasus baru telah menyebar ke provinsi-provinsi selatan di sepanjang Sungai Efrat. Namun, hingga sekarang belum ada laporan yang menyatakan adanya kematian akibat penyakit tersebut.

Dilansir dari Reuters, sebelumnya, penyakit itu terdeteksi pekan lalu di kota Abu Ghraib, sekitar 2 km dari ibukota. Di daerah tersebut tercatat ada empat warga yang dinyatakan telah meninggal dunia. Disamping itu, sebegian besar Kolera menyebar di Provinsi Babel dan Baghdad.

Sementara itu, juru bicara kementerian kesehatan, Rifaq al-Araji mengatakan bahwa wabah kolera menyebar melalui saluran air di Efrat di mana penduduk setempat mengambil air untuk minum dan keperluan lainnya. Disisi lain, Al-Araji juga menyampaikan air tersebut diyakini telah terkontaminasi, seperti limbah.

Selain itu, kementerian tersebut juga menyatakan bahwa tingginya suhu dimusim ini mengaktifkan bakteri sehingga menyebabkan kolera. Selama bulan Juli hingga Agustus puncak suhu berada disekitar 50 derajat celcius atau 122 Fahrenheit.

Akan tetapi, Al-Araji meminta kepada masyarakat agar tetap waspada dan selalu menjaga kesehatan. Dengan demikian, wabah Kolera yang menyerang Irak diyakini tidak akan menyebar ke berbagai tempat lainnya.

Tags :

#Kolera #Irak

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar