Vaksin Demam Berdarah di Filipina Berbahaya

Penulis: Elfa Harahap | Editor: Reza Perdana

Vaksin Demam Berdarah di Filipina Berbahaya

Nyamu (Medical Dialogues)

Jumat, 8 Desember 2017 | 14:18

Analisadaily - Tujuan vaksin pada dasarnya untuk mencegah seseorang terkena virus yang menyebabkan penyakit tertentu. Berbeda di Filipina yang justru berbahaya dan berisiko meningkatkan penyakit yang disebabkan nyamuk.

Sebanyak 730 ribu anak telah mendapatkan vaksin Dengvaxia Sanofi dan seluruhnya berisiko terkena penyakit yang mematikan. Untuk sementara, program imunisasi yang dilakukan secara nasional di negara tersebut dihentikan mulai hari ini, Jumat (08/12).

Dengvaxia Sanofi adalah vaksin demam berdarah pertama yang disetujui. Selain Filipina, perusahaan pembuat vaksin menyebarkannya ke negara Argentina, Australia, Bangladesh, Bolivia, Brasil, Kamboja, Kosta Rika, El Salvador, Guatemala, Honduras, Indonesia, Malaysia, Meksiko, Paraguay, Peru, Singapura, Thailand dan Venezuela.

"Sejauh yang kami ketahui, tidak ada kematian yang dilaporkan terkait vaksinasi demam berdarah," kata direktur medis perusahaan tersebut, Ruby Dizon, seperti dilansir dari Fox News.

Juru bicara kepresidenan Filipina, Harry Roque mengatakan, masyarakat tidak boleh panik terhadap vaksin demam berdarah, karena pemerintah sedang menyelidiki masalah ini.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar