Transplantasi Berisiko Kembangkan Kanker Kulit

Penulis: Christison Sondang Pane | Editor: Eka Azwin Lubis

Transplantasi Berisiko Kembangkan Kanker Kulit

Ilustrasi (Health)

Senin, 26 September 2016 | 19:09

Analisadaily - Seorang pakar kesehatan, dr. Christina Lee Chung mengatakan, manusia yang melakukan transplantasi organ tubuh lebih berisiko mengalami kanker kulit. Hal ini berlaku tidak hanya pada pasien yang berkulit putih, namun juga mereka yang berkulit gelap.

Ahli dermatologi dari Drexel University di Philadelphia, Amerika Serikat, ini juga menyampaikan, peningkatan risiko kanker kulit bisa terjadi dari waktu ke waktu meskipun si pasien telah melakukan pencegahan dengan obat-obatan.

Sebab itu, Lee Chung menyarankan agar kulit terus mendapatkan perawatan setelah operasi transplantasi.

"Lebih banyak pengetahuan tentang risiko ini sangat baik, termasuk dengan menggunakan metode skrining. Selain itu, diperlukan juga konseling untuk memberikan perawatan dermatologi yang komprehensif untuk pasien," imbau Lee Chung, dilansir dari Health, Senin (26/9).

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar