Tips & Trik Tidur Cepat untuk Kamu yang Cemas Saat Naik Pesawat

Tips & Trik Tidur Cepat untuk Kamu yang Cemas Saat Naik Pesawat

Ilustrasi

(rel/rzd)

Senin, 22 Juli 2019 | 15:41

Analisadaily - Banyak alasan orang memilih bepergian dengan menggunakan pesawat. Selain untuk berlibur dan bersenang-senang, transportasi ini dimanfaatkan untuk ‘mengejar waktu’ dalam urusan keluarga hingga pekerjaan yang mendesak.

Proses yang serba buru-buru ini kadang membuat kamu merasa panik dan cemas dalam memilih maskapai dan membeli tiket. Untuk langkah pertama agar merasa tenang, kamu bisa membeli tiket lewat https://www.traveloka.com/tiket-pesawat karena mudah diakses dan menawarkan banyak kemudahan.

Jika tiket sudah di tangan, kamu bisa memanfaatkan tips di bawah ini untuk bisa beristirahat, rileks, dan tidur nyenyak di sepanjang perjalanan agar tubuh segar, dan hati tenang begitu sampai di tempat tujuan.

Saat naik pesawat, perasaan cemas dan khawatir terkadang muncul. Agar tetap tenang dan rileks di sepanjang perjalanan, ada baiknya kamu mengikuti beberapa tips dan trik ini:

1. Metode ala militer

Cara ini diterapkan U.S Navy Pre-Flight School untuk melatih para pilot agar dapat tidur dalam 2 menit. Metode ini menggunakan disiplin antara pernapasan dan relaksasi otot. Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah rileks dimulai dari melemaskan otot wajah, termasuk otot yang ada di dalam mulut.

Setelah itu, lanjutkan rileks di area pundak sambil lepaskan semua ketegangan hingga kedua tangan jatuh di sisi badan. Tarik napas, lalu keluarkan perlahan sehingga rongga dada terasa lega.

Kemudian lemaskan otot pinggul lalu turun perlahan ke paha, pergelangan kaki, hingga ujung jari. Setelah itu, kosongkan pikiran selama 10 detik sambil lakukan napas secara teratur. Dalam hitungan ini, biasanya kamu akan mulai mengantuk dan tertidur.

2. Metode pernapasan 4-7-8

Jika metode pertama belum berhasil, kamu bisa mencoba metode ini yang berfokus pada sistem pernapasan seperti meditasi. Metode ini diklaim dapat membuatmu tertidur pulas hanya dalam waktu 60 detik. Akan tetapi, jika baru pertama kali mencoba, metode ini biasanya berhasil dalam hitungan waktu 2 menit.

Pertama, kamu harus menempatkan ujung lidah di gusi atas, tepat di belakang gigi depan. Kemudian, buka sedikit bagian ujung bibir diikuti dengan menghembuskan napas secara perlahan.

Setelah itu, rapatkan bibir dan hirup udara lewat hidung selama 4 detik. Tahan napasmu selama 7 detik kemudian hembuskan udara lewat mulut -dengan posisi ujung lidah yang masih menempel di belakang gigi atas- secara perlahan selama 8 detik. Lanjutkan proses tersebut secara berulang hingga 4 kali bernapas penuh.

3. Metode PMR

Metode yang juga dikenal sebagai deep muscle relaxation ini akan membantumu rileks dan melepaskan ketegangan. Trik ini diakui mujarab untuk membantu mengurangi anxiety. Sebelum memulai metode ini, lakukan metode 4-7-8 terlebih dulu sambil membayangkan ketegangan yang lepas dari tubuhmu.

Kemudian mulailah metode PMR ini dengan cara menaikkan kedua alis setinggi mungkin selama 5 detik. Secara cepat, turunkan alis hingga terasa semua otot mengendur. Tunggu selama 10 detik, lalu senyum selebar mungkin hingga menciptakan kekencangan di otot kedua pipi. Tahan selama 5 detik, lalu rileks kembali dan tunggu hingga 10 detik.

Langkah selanjutnya adalah pejamkan mata secara kencang selama 5 detik kemudian buka mata dan rileks kembali selama 10 detik. Dongakkan kepala seolah kamu menatap ke arah langit-langit. Tahan selama 5 detik, kemudian rileks kembali sambil sandarkan kepala dan tubuh ke arah kursi selama 10 detik.

Selanjutnya, lemaskan otot hingga ke bawah, dimulai dari bahu, kedua lengan, rongga dada, hingga pinggul, paha, dan kaki. Secara perlahan, tubuhmu akan terasa lemas dan ‘berat’ sehingga membuatmu mengantuk dan tertidur.

4. Metode distraksi

Daripada menghitung domba hingga ratusan, cobalah kamu bayangkan sesuatu yang menenangkan hati dan perasaan damai yang mengikutinya. Sebagai contoh, kamu bisa membayangkan air terjun dengan suara gemuruh yang stabil, diikuti suara arus air sungai, serta udara sekitar yang lembap dan dingin karena efek percikan air.

Kemudian bayangkan sejelas mungkin hingga otak dan pikiranmu terdistraksi dengan ‘khayalan’ yang kamu buat. Cara ini sangat ampuh untuk menyingkirkan perasaan khawatir, cemas, dan overthinking yang biasanya menyerang saat kamu mulai tertidur.

Secara garis besar, jika pikiranmu tidak bisa beristirahat maka tubuh juga akan sulit mengikuti. Semoga beberapa

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar