Tidur Larut Malam Tingkatkan Risiko Demensia

Penulis: Elfa | Editor: Reza Perdana

Tidur Larut Malam Tingkatkan Risiko Demensia

Ilustrasi (Fox News)

Sabtu, 25 Februari 2017 | 13:57

Analisadaily - Tidur larut malam tidak menjadi rekomendasi untuk menjaga kesehatan. Untuk Anda yang lebih berumur, tidur larut malam justru sangat berbahaya.

Selain mengganggu imun tubuh, tidur larut malam ternyata berisiko dua kali lipat terkena demensia dan gangguan neurologis lainnya.

Peneliti senior, Dr. Sudha Seshadri dari Boston University mengatakan, perubahan pola tidur merupakan gejala dari demensia. Sebaiknya, seseorang yang sudah berumur di atas 50 tahun tidak tidur di atas pukul 21.00.

Peneliti meminta 2.457 orang terlibat dalam penelitian ini. Peserta memiliki umur di atas 60 tahun. Mereka diminta tidur di atas pukul 21.00 selama beberapa waktu.

Hasilnya, mereka memiliki volume otak yang lebih kecil. Hal ini akan membuat otak lebih lama untuk memproses informasi, dan menunjukkan tanda-tanda kehilangan memori.

Dilansir dari Fox News, Sabtu (25/2), tidur merupakan aktivitas untuk membersihkan diri dari protein beracun yang disebut beta amyloid. Tidur tidak teratur akan menganggu proses pengurangan penumpukan protein yang akhirnya membuat seseorang terserang demensia.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar