Terlambat Tidur Picu Kenaikan Berat Badan pada Remaja

Penulis: Elfa Harahap | Editor: Lely Novita

Terlambat Tidur Picu Kenaikan Berat Badan pada Remaja

Ilustrasi (Fox News)

Jumat, 9 Oktober 2015 | 08:04

Analisadaily - New York Times melaporkan, para peneliti mendapatkan data lebih dari 3.300 remaja antara tahun 1994 dan 2009, yang mengalami peningkatan berat baran setelah terlambat tidur di malam hari karena menonton acara televisi.

Perubahan waktu tidur merupakan pergeseran yang cukup besar untuk membuat seseorang dengan berat badan normal menjadi kelebihan berat badan atau obesitas.

"Obesitas tumbuh di kalangan remaja. Alasannya bisa juga karena kurang tidur dan preferensi waktu tidur bagi para remaja," kata peneliti dan mahasiswa pascasarjana UC Berkeley, Lauren Asarnow, dilaporkan dari Fox News, Kamis (8/10).

Untuk itu, memperhatikan waktu tidur bisa membantu mengelola berat badan selama masa transisi antara masa remaja dan dewasa. Asarnow memiliki teori antara hubungan waktu tidur yang terlambat dan berat badan.

"Jika Anda terjaga sampai larut malam, kemungkinan besar Anda akan makan junk food di larut malam. Orang-orang yang tidak tidur tepat waktu juga kurang atau menghindari sarapan. Melewatkan sarapan erat kaitannya dengan berat badan.”

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar