Studi Terbaru! Konsumsi Minuman Soda Berisiko Tinggi Terkena Penyakit Ginjal

Penulis: Reza Perdana

Studi Terbaru! Konsumsi Minuman Soda Berisiko Tinggi Terkena Penyakit Ginjal

Ilustrasi (Pixabay)

Selasa, 8 Januari 2019 | 17:22

Analisadaily - Penelitian baru di Amerika Serikat telah menemukan bahwa asupan tinggi minuman manis seperti minuman buah manis dan soda dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit ginjal kronis.

Dilakukan oleh para peneliti di Sekolah Kesehatan Publik Johns Hopkins Bloomberg di Baltimore, Maryland, studi baru mengamati 3.003 pria dan wanita Afrika-Amerika dengan fungsi ginjal normal yang terdaftar dalam Jackson Heart Study, sebuah studi jangka panjang yang menyelidiki faktor-faktor risiko untuk penyakit seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

Dilansir dari Asia One, Selasa (8/1), para peneliti menilai asupan minuman menggunakan kuesioner frekuensi makanan yang selesai pada awal penelitian pada 2000-04, dan kemudian diikuti peserta hingga 2009-13.

Temuan itu, yang diterbitkan dalam Jurnal Klinis American Society of Nephrology (CJASN), menunjukkan bahwa mengonsumsi pola minuman soda, minuman buah manis, dan air dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terkena penyakit ginjal.

Partisipan dalam tertile teratas untuk mengonsumsi minuman manis ini adalah 61 persen lebih mungkin untuk mengembangkan penyakit ginjal daripada mereka yang berada di tertile bawah.

Temuan ini juga berlaku setelah disesuaikan dengan faktor-faktor yang berpotensi mempengaruhi lainnya seperti usia, jenis kelamin, pendidikan, indeks massa tubuh, merokok, aktivitas fisik, hipertensi, diabetes, kolesterol HDL, kolesterol LDL, dan riwayat penyakit kardiovaskular.

Meskipun minuman tertentu, seperti minuman yang dimaniskan dengan gula, telah ditemukan mempengaruhi kesehatan ginjal, penemuan sebelumnya tidak konsisten. Studi baru ini juga berkontribusi pada semakin banyak bukti tentang konsekuensi kesehatan negatif dari minum minuman yang dimaniskan.

Namun, para peneliti terkejut menemukan bahwa air adalah salah satu minuman yang juga dikaitkan dengan risiko penyakit ginjal yang lebih tinggi. Mereka mencatat bahwa konsumsi air para partisipan mungkin telah mencakup berbagai jenis air, termasuk air yang beraroma dan manis, walaupun sayangnya para peneliti tidak mengumpulkan informasi tentang merek atau jenis air kemasan tertentu dalam Studi Jackson Heart.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar