Sotos Syndrome Pengaruhi Tinggi Badan

Penulis: Elfa Harahap | Editor: Eka Azwin Lubis

Sotos Syndrome Pengaruhi Tinggi Badan

Anak yang menderita sotos syndrome mengalami pertumbuhan tinggi badan yang tidak wajar (Fox News)

Kamis, 22 September 2016 | 08:02

Analisadaily - Tidak banyak orang yang tahu tentang sotos syndrome. Sebab, sangat jarang orang yang mengalami jenis penyakit genetik ini.

Dari 15 ribu manusia, hanya 1 diantaranya yang mengalami sotos syndrome. Salah satu anak yang menderita penyakit tersebut adalah Broc Brown (19).

Usianya yang masih remaja tidak memperlihatkan pertumbuhan yang wajar. Tinggi Brown saat ini telah mencapai 226 sentimeter. Tingginya terus bertambah setiap tahun hingga 15 sentimeter.

Broc Brown didiagnosis mengalami gangguan genetik bernama sotos syndrome saat dia masih berusia 5 tahun.

Akibatnya, dia pun mengalami kesulitan belajar. Lengkungan dan penyempitan tulang belakang mengganggu aktivitas sehari-hari Brown. Dia didiagnosis pula menderita Attention-Deficit /Hyperactivity Disorder (ADHD) dan gangguan eksplosif intermiten.

"Seperti ada raket tenis besar melalui punggung saya. Saya hanya berharap para dokter bisa melakukan sesuatu untuk membantu mengatasi masalah saya," harap Brown, dari Fox News, Kamis (22/9).

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar