Setengah Populasi Dunia Berisiko Rabun Dekat

Penulis: Ria Situmorang | Editor: Reza Perdana

Setengah Populasi Dunia Berisiko Rabun Dekat

Ilustrasi (Thehdmt)

Jumat, 19 Februari 2016 | 08:10

Analisadaily - Hampir lima milyar orang atau lima puluh persen dari seluruh populasi di dunia diperkirakan akan mengidap penyakit miopi di tahun 2050.

Seringkali dikenal dengan nama rabun dekat, miopi adalah kondisi di mana orang bisa melihat objek atau benda yang berada di dekatnya tapi tidak bisa melihat objek yang jauh dari pandangannya.

Lebih dari satu milyar orang kini memiliki risiko kebutaan, karena penyakit miopi merupakan faktor utama penyebabnya, seperti dilansir dari laman Times of India, Jumat (19/2).

Salah satu penemuan menyebutkan lebih dari 260 juta orang di Amerika Serikat menderita penyakit miopi di tahun 2015, lebih tinggi 90 juta orang dibanding tahun 2000. Penglihatan yang memburuk dikarenakan miopi diperkirakan akan semakin meningkat di era tahun 2000 hingga 2050.

Peningkatan yang cepat dikarenakan, miopi ini kurang banyak dipengaruhi oleh faktor lingkungan, perubahan gaya hidup sebagai hasil dari kombinasi berkurangnya aktivitas di luar dan meningkatnya aktivitas di dalam ruangan.

Orangtua juga diharapkan memastikan kesehatan anaknya dengan lebih banyak memberikan waktu untuk bermain di luar, dibandingkan membiarkan anak bermain dengan gadget.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar