Sembelit? Hati-hati Tanda Penyakit Ginjal

Penulis: Elfa Harahap | Editor: Ria Situmorang

Sembelit? Hati-hati Tanda Penyakit Ginjal

Ilustrasi (Fox News)

Minggu, 13 November 2016 | 14:08

Analisadaily - Data dari 3,5 juta masyarakat di Amerika Serikat yang diperiksa untuk melihat apakah mereka pernah mengalami sembelit dan menggunakan obat pencahar selama periode tujuh tahun. Sebagian dari data menunjukkan, orang-orang tersebut pernah mengalami konstipasi berisiko lebih tinggi terkena penyakit ginjal kronis dan gagal ginjal.

"Kami sangat terkejut," kata Dr. Csaba Pal Kovesdy, kepala nefrologi di Memphis VA Medical Center dan salah satu wakil peneliti, seperti laporan dari Fox News, Minggu (13/11).

Peneliti sebelumnya menghubungkan sembelit untuk masalah kardiovaskular. Sama dengan hubungan sembelit dan kardiovaskular, sembelit mempengaruhi sistem pada ginjal, dimana bakteri usus bernama microbiome yang berubah lebih jahat.

Peneliti menyarankan, perubahan bakteri usus yang menyebabkan sembelit juga bisa disebabkan karena makanan yang melewati sistem pencernaan lebih lambat dari biasanya. keterlambatan ini dapat menyebabkan peradangan kronis, yang pada akhirnya dapat menyebabkan penyakit ginjal.

Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk menentukan pengobatan sembelit sekaligus bisa membantu mencegah penyakit ginjal kronis atau gagal ginjal. Temuan ini bisa memiliki implikasi klinis. Misalnya, dokter bisa mengobati pasien melalui metode lain, selain obat pencahar, seperti probiotik atau makanan kaya serat.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar