Sejumlah Anak-Anak di Medan Terjangkit Flu Singapura

Sejumlah Anak-Anak di Medan Terjangkit Flu Singapura

Terjangkit flu Singapura

(jw/rzd)

Rabu, 10 Juli 2019 | 17:58

Analisadaily (Medan) - Flu Singapura menjangkiti sejumlah anak-anak yang ada di Kota Medan. Flu menular melalui virus dan menyerang anak-anak. Penyakit ini juga dikenal dengan penyakit mulut dan kaki atau Hand, Foot, and Mouth, Disease (HFMD) yang memiliki ciri-ciri bintik berair, tangan, kaki, demam tinggi, dan sariawan.

Warga Jalan Garu IV, Kecamatan Medan Amplas, Nina mengatakan, dua buah hatinya sudah didiagnosa dokter terkena virus flu Singapura.

"Pertama kena adalah putra bungsu saya, Pijar (1,2 tahun). Demam tinggi tiga hari lalu, biasa dikasih obat penurun panas. Tiga hari turun memang panasnya, tapi enggak seperti semula. Muncul ruam-ruam di kaki seperti bintik merah. Kemudian siku tangan sama lutut muncul bintik berair seperti cacar. Langsung saya bawa ke dokter Senin (8/7) malam," katanya, Rabu (10/7).

Nina menjelaskan, saat anaknya tersebut dibawa ke dokter diperiksa dan dicek kaki serta mulutnya, ternyata di mulut juga ada ruam yang membuat seperti panas dalam dan susah makan.

"Kata dokter kena virus flu Singapura. Setelah dicek, dokter memberikan obat penurun panas, juga antibiotik serta obat salep yang diolesi untuk bintik di badan," jelasnya.

Nina merasa penasaran dengan penyakit yang diderita anak tersebut mencari tahu informasi di Internet. Ternyata gejalanya sama persis yang diderita anaknya, mulai panas, rewel, dan mudah marah, hingga ruam di kaki, mulut serta baian siku.

"Begitu sampai di rumah selesai memberi obat si bungsu, abangnya menggunakan cangkir adiknya. Mungkin tertular atau gimana, mau tidur abangnya panas badannya, dan susah menelan. Saya cek mulutnya ada ruam empat bintik, tangannya di telapak ada bintik berisi cairian seperti cacar, langsung saya olesi salep dan minum obat sekali yang punya adiknya," terangnya.

"Ini udah mendingan. Adiknya sudah mulai kering semua ruamnya, dan mulai normal lagi. Tinggal abangnya yang masih ada di mulutnya, semoga bisa segera sembuh juga," sambungnya.

Sementara warga Kecamatan Medan Tuntungan, Budi, juga mengatakan hal yang sama. Anak lelakinya yang berusia 1,5 tahun, kemungkinan tertular virus flu Singapura, saat bermain di kolam renang.

"Panas badan anak saya sampai tiga puluh sembilan derajat. Timbul bintik merah-merah di tapak tangan dan tapak kaki. Kemudian di mulut juga ada. Kata dokter, flu Singapura, dan memang katanya sedang merebak di Medan," ucap Budi.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar