Sayuran Hijau Turunkan Risiko Glaukoma

Penulis: Kiki Safitri | Editor: Lely Novita

Sayuran Hijau Turunkan Risiko Glaukoma

Ilustrasi (Fox News)

Kamis, 21 Januari 2016 | 10:42

Analisadaily - Orang yang mengkonsumsi lebih banyak sayuran hijau akan memperoleh lebih banyak sumber nitrat yang secara signifikan membantu menurunkan risiko glaukoma.

Berdasarkan data jangka panjang dari 100.000 orang dewasa di Amerika Serikat (AS), mereka yang mengkonsumsi lebih banyak nitrat, yang sebagian besar diperoleh dari sayuran hijau seperti kangkung dan bayam, 21 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang makan sedikit nitrat dalam pengembangan glaukoma sudut terbuka (open-angle) di usia 60 hingga 70 tahun.

Glaukoma open-angle, yang mempengaruhi sekitar 1 persen dari penduduk AS, biasanya dimulai dengan gejala kehilangan penglihatan di batas luar karena cairan mata dan kerusakan saraf optik.

Gangguan aliran darah adalah implikasi dari kondisi ini, dan nitrat dapat dikonversi dalam tubuh untuk oksida nitrat, yang dapat meningkatkan aliran darah. Tim peneliti menuliskan hal ini dalam jurnal JAMA Ophthalmology.

"Sinyal nitrat oksida sangat penting untuk menjaga aliran darah yang optimal, dan beberapa bukti menunjukkan bahwa hal itu juga penting untuk menjaga tekanan darah pada mata," kata pemimpin penulis Jae H. Kang dari Brigham dan Rumah Sakit Wanita dan Harvard Medical School di Boston, dilansir dari Fox News, Kamis (21/1).

Orang-orang yang mengonsumsi sayuran hijau 18 persen lebih rendah terkena glaukoma dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi sayuran. Selain itu, konsumsi sayuran hijau menurunkan hingga 48 persen lebih kecil kemungkinan untuk mengembangkan paracentral dari penyakit yang terkait dengan aliran darah.

Dalam studi tersebut, orang yang mengkonsumsi nitrat juga memiliki konsumsi tinggi nutrisi lainnya. 

"Sayuran adalah sumber terbesar dari nitrat makanan, dan sayuran merupakan bagian dari diet yang sehat. Asupan nitrat dikaitkan dengan menurunnya tekanan darah di mana sirkulasi darah akan bekerja lebih baik dan kinerja atletik akan lebih baik," kata H. Kang.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar