Prematur dan Masalah Kesehatan Anak Setelahnya

Penulis: Elfa | Editor: Ria Situmorang

Prematur dan Masalah Kesehatan Anak Setelahnya

Bayi (Fox News)

Selasa, 8 November 2016 | 13:27

Analisadaily - Prematur atau kelahiran yang lebih cepat dari waktu seharusnya tidak hanya berdampak pada kesulitan bernafas dan mencerna makanan ketika beberapa bulan setelah lahir. Dampak kesehatan dari kelahiran prematur lebih dari itu setelahnya.

Anak dengan kelahiran prematur berpotensi mengalami kesehatan lainnya di masa mendatang. Misalnya saja gangguan penglihatan, pendengaran, dan keterampilan kognitif serta masalah sosial dan perilaku.

"Jika kondisi memungkinkan, maka bayi sebaiknya dilahirkan pada usia 39 minggu. Bukan dibawah 37 minggu,” kata peneliti kasus, Jason Bentley dari University of Sydney di New South Wales, Australia.

Secara keseluruhan, 9,6 persen dari anak-anak yang dilahirkan premature bermasalah pada perkembangan pada usia sekolah. Dilaporkan dari Fox News, Selasa (8/11), induksi persalinan secara sesar disarankan pada umur 39 atau 40 minggu kehamilan.

"Jika Anda menjalani kehamilan yang sehat, sebaiknya menungga setidaknya sampai 39 minggu," kata Bentley.

"Ada situasi dimana ibu hamil tidak dapat menunggu hingga 39 minggu. Namun, diskusikan dengan dokter Anda terlebih dahulu untuk risiko dan manfaatnya.”

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar