Penyakit Cacing Paru Tikus Terdeteksi di Hawaii

Penulis: Elfa Harahap | Editor: Reza Perdana

Penyakit Cacing Paru Tikus Terdeteksi di Hawaii

Parasit (Fox News)

Minggu, 13 Januari 2019 | 14:05

Analisadaily - Pihak kesehatan di Hawaii menemukan satu kasus penyakit Cacing Paru Tikus pada seorang bayi, yang ternyata sudah dideritanya sejak Desember 2018.

Bayi kini dipindahkan dari Big Island ke rumah sakit di Oahu untuk perawatan lebih lanjut. Diagnosis bayi yang tak disebutkan namanya ini menandai kasus keenam terjadinya penyakit Cacing Paru Tikus sejak tahun 2018.

“Menentukan sumber infeksi yang tepat untuk penyakit Cacing Paru Tikus pada setiap pasien cukup sulit karena memerlukan penelitian mendalam mengenai sejarah makanan seseorang,” kata Bruce Anderson, direktur kesehatan Hawaii.

“Kasus Terinfeksinya bayi bisa menjadi lebih rumit karena mereka tidak dapat mengungkapkan gejala atau apa yang mereka makan secara verbal,” tambahnya, seperti dilansir dari Fox News, Minggu (13/1).

Cacing Paru Tikus merupakan penyakit yang disebabkan parasit yang dapat menginfeksi makhluk melalui kotoran hewan pengerat. Infeksi terjadi pada siput dan siput bisa menyebarkan penyakit jika dimakan atau mengkonsumsi makanan setengah matang yang terkontaminasi larva parasit.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), mengonsumsi katak, kepiting, dan udang air tawar yang mentah atau kurang matang juga dapat meningkatkan risiko.

"Orang-orang dapat terinfeksi secara tidak sengaja, dengan makan produk mentah (seperti selada) yang mengandung siput kecil," menurut CDC.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar