Pentingnya Menerapkan Pola Hidup Sehat Bagi Siswa Sekolah

Pentingnya Menerapkan Pola Hidup Sehat Bagi Siswa Sekolah

Acara Bulan Bakti Istri Dokter Indonesia di SMK Negeri 1 Medan, Jalan  Sindoro, Nomor 1 (Ist)

(rel/rzd)

Jumat, 4 Oktober 2019 | 11:51

Analisadaily (Medan) - Menjaga kesehatan itu sangat penting, termasuk bagi para siswa sekolah sebagai generasi penerus bangsa. Karena itu, Ketua TP PKK Sumut, Nawal Edy Rahmayadi, mengajak para siswa untuk menerapkan pola hidup sehat.

"Anak-anak ada yang tahu kiat Sehat Zaman Now? Untuk tetap menjaga kesehatan pertama harus rajin berolahraga, makan buah dan sayur, tidak merokok, jaga berat badan ideal, menjaga kesehatan mental dan yang paling penting istirahatlah yang cukup," kata Nawal kepada ratusan siswa yang hadir di acara Bulan Bakti Istri Dokter Indonesia di SMK Negeri 1 Medan, Jalan  Sindoro, Nomor 1, ditulis Analisadaily.com, Jumat (4/1).

Kehadiran Nawal bersama Wakil Ketua TP PKK Sumut, Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah, disambut antusias para siswa. Mereka juga tampak serius mendengarkan paparan dari Ketua TP PKK Sumut tenang ‘Kiat Sehat Zaman Now’.

Nawal juga berpesan, agar para siswa yang hadir tidak berlebihan dalam menggunakan gawai, karena dikhawatirkan berdampak buruk terhadap kesehatan.

"Anak-anak istirahat yang cukup, harus pandai mengatur waktu, kapan waktunya istirahat, dan kapan waktunya bermain menggunakan gawai, jangan pula kalian yang diatur oleh teknologi, sehingga berujung pada hal-hal tidak baik," tutur Nawal.

Selaku duta Tuberkulosis, Nawal mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan agar tetap bersih untuk terhindar dari penyakit.

"Peduli pada lingkungan, jika melihat sampah-sampah berserakan di sekitar kalian boleh langsung ambil dan membuangnya di tempat sampah, mulai dari diri sendiri dahulu agar bisa menjadi contoh untuk teman-teman lainnya," tambah Nawal.

Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Medan, Usman Lubis, menyambut baik dan mendukung apa yang disampaikan Ketua TP PKK Sumut tentang menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan. Untuk itu, pihaknya membuat program wajib mengutip sampah yang ada di sekitar lingkungan sekolah, setiap hari Sabtu.

"Di sekolah ini, setiap hari Sabtu anak-anak akan kita wajibkan untuk mengutip sampah, mereka pun tak ada yang keberatan dan menganggap kegiatan tersebut sebagai ladang amal," tambahnya.

Usman juga merasa senang, sebab SMK Negeri 1 bisa dipercaya sebagai lokasi untuk pelaksanaan Bulan Bakti Istri Dokter Indonesia.

"Sebuah anugerah pada hari ini, sekolah bisa menjadi lokasi pelaksanaan Bulan Bakti yang bisa mendatangkan Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Sumut. Mungkin sekolah lain banyak yang minta, tapi kami tidak ada minta, ini berkat doa 1.200 orang siswa kami. Semoga dengan kegiatan ini bisa menjadi penyemangat dan motivasi kepada anak-anak untuk bisa menjadi dokter," tambahnya.

Ketua IIDI Medan, Retno Eddy Sutrisno menjelaskan, bahwa kegiatan Bulan Bakti ini merupakan program dari pusat, dan rencananya akan dilakukan penyuluhan gizi, pemberian vitamin pada 413 siswa, serta pemeriksaan HB.

Tidak hanya di lingkungan sekolah, kegiatan ini juga menyasar masyarakat sekitar.

"Untuk warga nanti kita juga akan sosialisasikan pentingnya imunisasi pada anak dan peran posyandu, sehingga nanti masyarakat sadar akan prilaku hidup sehat," ujar Retno.

Sebelum meninggalkan lokasi acara, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Sumut melakukan penanaman bibit sayuran di lapangan sekolah, guna mendukung Gerakan Makan Sayur Bersama.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar