Penemuan Obat Bagi Penderita Alzheimer Semakin Nyata

Penulis: Elfa | Editor: Reza Perdana

Penemuan Obat Bagi Penderita Alzheimer Semakin Nyata

Ilustrasi (Fox News)

Rabu, 3 Januari 2018 | 11:00

Analisadaily - Peneliti dari Tiongkok dan Inggris mengembangkan obat untuk penderita Alzheimer. Pengembangan obat yang masih dilakukan pada tikus dilaporkan membuahkan hasil yang menjanjikan untuk mengembangkan obat Alzheimer.

Dilansir dari Fox News, Rabu (3/1) obat yang belum diberinama tersebut secara signifikan membalikkan kehilangan memori pada tikus.

"Obat menunjukkan hasil yang jelas untuk dikembangkan menjadi pengobatan baru pada gangguan neurodegeneratif kronis, seperti penyakit Alzheimer," kata pemimpin peneliti, Christian Holscher, dalam siaran pers dari Lancaster University.

"Obat ini meningkatkan pembentukan memori pada tikus dengan penyakit Alzheimer," lanjutnya.

Obat mengurangi beban plak amyloid, pembengkakan dan stres oksidatif. Obat diabetes baru adalah reseptor triple yang menggabungkan GLP-1, GIP dan Glucagon, dan tiga molekul biologis yang dikenal sebagai faktor pertumbuhan.

Para peneliti menguji reseptor pada tikus yang secara khusus dibuat untuk mengekspresikan gen tertentu yang terkait dengan penyakit Alzheimer pada manusia, dan menunggu tikus menua selama beberapa bulan demi mendapatkan beberapa kerusakan otak.

Setelah diberi obat, tikus diberi tes labirin dan hasilnya menunjukkan peningkatan yang jelas.

"Hasil yang sangat menjanjikan ini menunjukkan kemanjuran dari beberapa obat reseptor berganda yang awalnya dikembangkan untuk mengobati diabetes tipe 2, namun telah menunjukkan efek perlindungan neuro-protektif yang konsisten dalam beberapa penelitian."

"Penelitian klinis dengan versi yang lebih tua dari jenis obat ini sudah menunjukkan hasil yang sangat menjanjikan pada orang dengan penyakit Alzheimer atau dengan gangguan mood," tambah Holscher.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar