Penelitian: Musik Mampu Mengubah Emosi Manusia

Penulis: Reza Perdana

Penelitian: Musik Mampu Mengubah Emosi Manusia

Ilustrasi (Pixabay)

Minggu, 14 Juli 2019 | 22:42

Analisadaily - Musisi Hong Kong, Paul Maclean, telah tampil di depan publik sejak berusia empat tahun. Paul sangat tahu kekuatan transformatif musik, menjadikan kemampuannya untuk memberikan kesenangan dan kebahagiaan.

"Saya bisa mengalami hari yang mengerikan dan kemudian naik ke atas panggung, dan setelah satu atau dua lagu pertama, mendapatkan perasaan bahagia dari bermain musik," kata musisi kelahiran kelahiran Kanada ini, dilansir dari Asia One, Minggu (14/7).

Anda tidak perlu menjadi musisi profesional untuk merasakan efek musik yang positif dan transformatif. Sebuah survei global baru-baru ini oleh perusahaan elektronik konsumen, Sonos, mewawancarai 12.000 orang di 12 negara, dan menemukan mendengarkan music sangat penting untuk kebahagiaan manusia.

Lebih dari setengah (54 persen) responden mengatakan, musik membuat mereka tertawa atau menangis secara tak terduga, dan tiga dari empat responden mengatakan mereka mendengarkan musik untuk mengurangi stres. 52 persen lainnya mengatakan, mereka lebih bahagia ketika mendengarkan lagu favorit, dan musik itu membantu meningkatkan suasana hati mereka di tempat kerja (58 persen).

"Musik melewati otak, berpikir, dan langsung menuju perasaan Anda, itulah sebabnya musik sangat kuat. Musik menyentuh jauh ke dalam hati dan jiwa Anda," kata terapis musik, Esther Wong.

"Musik pada dasarnya adalah emosi, itu perasaan. Jika seseorang terbuka untuk itu, membiarkan musik menyentuh Anda," lanjut Wong.

Ketika orang mendengarkan musik pilihan mereka, lebih banyak area otak yang terstimulasi, yang senang mendengarkan genre fusi dunia, campuran musik internasional. Apa yang berhasil untuk satu orang tidak akan berarti bagi orang lain.

"Ketika mendengarkan musik, itu mengaktifkan dopamin kimia di otak Anda yang bertanggung jawab untuk peningkatan suasana hati. Ini dapat membantu Anda menjadi lebih produktif atau kreatif," sebut Wong.

Studi yang dipimpin Sonos mencerminkan, satu dari tiga responden mengatakan mereka menggunakan musik untuk membantu memikirkan ide-ide baru ketika terjebak, dan itu mengilhami mereka untuk melakukan pekerjaan besar.

Dan yang berfokus pada kebugaran tahu bahwa musik yang bergerak cepat dapat memiliki hubungan langsung dengan kinerja, 81 persen responden mengatakan mereka menggunakan musik untuk membantu memenuhi tujuan kebugaran.

Warga Hongkong tahu cara menggunakan musik untuk membantu mendorong latihan mereka, dengan 43,3 persen yang disurvei mengatakan mereka menggunakannya untuk mendorong diri mereka lebih keras di gym.

"Musik memiliki kekuatan besar untuk mengubah hidup kita dalam berbagai cara. Salah satu hal penting adalah emosi, itu membantu kita mengekspresikan diri kita sendiri, sering kali hal-hal yang tidak dapat kita ungkapkan dengan kata-kata. Dan itu membantu kita mengurangi stres," terang Wong.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar