Pekerja Shift Malam Lebih Berisiko Terkena Kanker

Penulis: Aldi Aulia Anwar | Editor: Eka Azwin Lubis

Pekerja Shift Malam Lebih Berisiko Terkena Kanker

Ilustrasi (Berbagai Sumber)

Rabu, 22 Juli 2015 | 20:38

Analisadaily - Menurut sebuah penelitian terbaru yang dilakukan oleh para ilmuwan dari Pompeu Fabra University, Spanyol, manusia yang memulai aktivitas kerja mereka pada jam malam, berisiko lebih besar untuk mengalami berbagai macam jenis kanker.

Orang-orang yang bekerja shift malam lebih rentan terkena kanker payudara maupun prostat akibat perubahan hormonal. Para peneliti mengambil sampel dari 75 orang antara usia 22-64 tahun yang bekerja malam selama 42 hari. Para pekerja shift malam tersebut diukur kadar hormon seksnya seperti estrogen dan testosterone lewat urin.

Berdasarkan penelitian tersebut, didapat kesimpulan bahwa para pekerja malam memiliki tingkat progestogen dan androgen yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang bekerja pada siang hari.

"Kami menemukan peningkatan progestogen dan androgen serta tertundanya puncak produksi androgen pada pekerja shift malam dibandingkan dengan pekerja siang hari," kata perwakilan tim peneliti seperti dilansir dari Times of India.

"Peningkatan dan mistiming produksi hormon seks dapat menjelaskan bagaimana hal tersebut bisa meningkatkan risiko kanker yang berhubungan dengan hormon."

Hasil penelitian ini telah dipublikasikan ke dalam jurnal Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention (CEBP).

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar