Patah Hati Kurangi Nafsu Makan

Penulis: Elfa Harahap | Editor: Christison Sondang Pane

Patah Hati Kurangi Nafsu Makan

Ilsutrasi (Fox News)

Kamis, 25 Mei 2017 | 10:41

Analisadaily - Patah hati bukan hanya masalah kesehatan secara psikis. Patah hati juga bisa mempengaruhi kesehatan perut. Penelitian menjelaskan, patah hati mampu mengurangi nafsu makan, dan pada akhirnya dapat mengganggu kesehatan lambung.

Gert ter Horst, seorang profesor neurobiologi dan direktur Pusat Neuroimaging di Rumah Sakit Universitas di kota Groningen mengatakan, patah hati menyebabkan stress. Kemudian, tubuh merespons stres dengan cara meningkatkan kortisol dan adrenalin.

"Serupa dengan berada dalam situasi yang penuh tekanan, tingkat adrenalin dan denyut jantung keduanya meningkat saat aktivitas berlebihan. Karena itu, selera makan berkurang. Sulit untuk mengonsumsi makanan karena ada rasa tidak lapar," kata Horst.

Dengan kata lain, tubuh seseorang mengalami penolakan makanan ke dalam otot perut dan menghambat nafsu makan ditambah pencernaan. Dilansir dari Fox News, Kamis (25/5), masalah ini juga mempengaruhi bagian otak.

"Bagian otak bertanggung jawab atas emosi dan rasa sakit emosional. Bagian lainnya juga mengatur bagaimana kita makan, kebutuhan kita akan makanan, dan apa yang kita rasakan. Bagian otak yang mengurus fungsi ini saling berdekatan, dan saling mempengaruhi."

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar