Pasca Ebola, Pantai Gading Buka Kembali Perbatasan

Penulis: Christison Sondang Pane | Editor: Ria Situmorang

Pasca Ebola, Pantai Gading Buka Kembali Perbatasan

Ilustrasi (Telegraph)

Sabtu, 10 September 2016 | 08:22

Analisadaily – Pantai Gading kembali membuka perbatasan negaranya di antara Liberia dan Guinea setelah wabah Ebola yang menimpa dua negara itu dua tahun terakhir. Sebelumnya, penutupan dilakukan untuk mencegah penyebaran epidemik Ebola yang telah menewaskan ribuan warga.

“Kami harus mengambil langkah-langkah ini untuk melindungi negara kita. Dan kenyataan kita tidak memiliki satu kasus dan langkah itu terbukti berhasil,” kata Bruno Kone, juru bicara pemerintah dilansir dari Reuters, Sabtu (10/9).

Selama dua tahun, Liberia dan Guinea serta Sierra Leone terdapat sekitar 29.000 warga yang terjangkit demam berdarah. Lebih dari 11.000 warga meninggal dunia di ketiga negara Afrika Barat itu sebelum wabah tersebut berakhir pada bulan Juni lalu.

Pantai Gading mulai menutup perbatasan negaranya dengan ketiga negara tetangganya itu sejak Agustus 2014 lalu. Penutupan memang menuai kritik dari beberapa organisasi kesehatan karena dinilai berisiko memperparah epidemik dan memperburuk keadaan di negara-negara tersebut.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar