Pangan Kemasan Yang Aman Untuk Kesehatan

Pangan Kemasan Yang Aman Untuk Kesehatan

Diskusi tentang Pangan Aman, Hidup Sehat, Kamis (5/10)

(jw/csp)

Kamis, 5 Oktober 2017 | 14:27

Analisadaily (Medan) - Agar hidup keluarga sehat, orang tua perlu memahami pangan yang aman secara holistik. Selain itu, kehidupan masyarakat tidak bisa dilepaskan dari pangan kemasan yang beragam jenisnya.

"Pangan kemasan yang aman dan bermutu memiliki pengaruh bagi kesehatan manusia. Orang tua harus paham tentang prinsip pangan kemasan serta pengetahuan konsumsi yang tepat. Sehingga diperlukan pendekatan yang komprehensif," kata Pakar Pangan Aman, Halim Nababan, Kamis (5/10).

Pemerintah, lanjutnya, melalui Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mengedukasi masyarakat menjadi konsumen cerdas lewat program cek KLIK. Yaitu cek kemasan dalam kondisi baik, baca informasi produk pada label, pastikan memiliki izin edar, dan cek masa kedaluwarsa.

"Bila semakin banyak konsumen yang cerdas, maka diharapkan masalah kesehatan yang disebabkan oleh konsumsi pangan yang tidak tepat akan dapat dihindari," jelasnya.

Pakar Nutrisi Klinis dari Universitas Sumatera Utara, DR.dr. Dina Keumalasari mengungkapkan, berdasarkan  hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2010, kualitas protein yang dikonsumsi rata-rata masyarakat Indonesia masih rendah.

Hal ini terjadi karena adanya ketidakseimbangan antara konsumsi protein hewani dan protein nabati. "Kebutuhan zat gizi mikro meliputi vitamin dan mineral harus diperhatikan.

Perlu diingat, anak memiliki perut yang kecil, namun kebutuhan nutrisinya terutama 1.000 hari pertama kehidupan secara relatif lebih banyak daripada orang dewasa. Itu untuk menunjang tumbuh kembangnya serta perkembangan sistem imun.

Selain itu salah satu penyumbang zat gizi mikro yang tepat bagi ibu hamil, ibu menyusui dan anak-anak berusia di bawah 5 tahun adalah susu. Produk susu, sambungnya, yang terfortifikasi juga merupakan salah satu produk pangan yang memiliki zat gizi makro dan mikro.

“Serta zat esensial lain yang dibutuhkan anak dalam masa pertumbuhan atau untuk ibu hamil dan menyusui. Yang harus diperhatikan adalah kelompok umur konsumsi dan tata cara penyajian yang tepat. Sehingga mendapatkan nutrisi yang terkandung didalamnya," jelas DR.dr. Dina.

Dengan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pangan aman, Communications Director Grup Danone di Indonesia, Arif Mujahidin menegaskan, kampanye 'Pangan Aman, Hidup Sehat' harus terus disuarakan.

"Diharapkan, masyarakat nantinya menjadi konsumen yang cerdas dan bijak dalam memilih dan mengonsumsi produk pangan kemasan, seperti susu yang terfortiflkasi," pungkasnya.

(jw/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar