Orang Tua Perokok dan Risiko Anak Terkena Kanker

Penulis: Elfa Harahap | Editor: Reza Perdana

Orang Tua Perokok dan Risiko Anak Terkena Kanker

Ilustrasi (WebMD)

Senin, 10 April 2017 | 10:05

Analisadaily - Bahaya asap rokok menimbulkan efek negatif bagi pertumbuhan anak dan bayi yang belum lahir. Asap rokok yang terhirup oleh anak atau janin di dalam kandungan dapat membuat perubahan genetik terkait jenis umum dari kanker.

Penelitian yang diterbitkan pada Cancer Research menghubungkan orang tua perokok dan risiko anak mereka terkena kanker. Ditemukan adanya perubahan genetik tertentu yang menimbulkan sel tumor Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL).

“Cara lain untuk melihat hal ini adalah bukti dari efek racun asap tembakau dalam gen sel leukemia, sejenis molekul patologi forensik,” kata peneliti utama, Adam de Smith, seorang peneliti di University of California Comprehensive Cancer Center Helen Diller Family San Francisco.

“Sel pemicu kanker tidak diwariskan dari orang tua, tetapi diperoleh dari sel-sel kekebalan tubuh anak. Itulah sebabnya mengapa wanita hamil tidak boleh terkena paparan asap rokok,” tambahnya, seperti laporan dari Fox News, Senin (10/4).

Peneliti menemukan, setiap lima batang rokok yang dihisap oleh ayah atau ibu setiap hari selama kehamilan, terjadi peningkatan 7-8 persen anak berisiko terkena kanker. Kemudian, temuan mencatat, anak laki-laki lebih sensitif terhadap efek rokok.

“Hal terbaik yang harus dilakukan untuk mengurangi risiko adalah menghentikan rokok,” kata Dr. Marte Reigstad, seorang peneliti di University Hospital Olso di Norwegia.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar