Obesitas dan Produksi Minyak Sayur

Penulis: Elfa | Editor: Reza Perdana

Obesitas dan Produksi Minyak Sayur

Ilustrasi (BBC)

Minggu, 19 Maret 2017 | 11:26

Analisadaily - Di tahun 1960-an, minyak sayur menjadi komoditas berharga dan digunakan dengan hemat. Waktu berjalan dengan cepat, minyak sayur berkembang pesat. Minyak sayur kini lebih mudah diperoleh dan murah.

Ini membuat masyarakat banyak mengonsumsinya. Padahal, minyak sayur khususnya minyak kedelai dan minyak sawit menjadi kebutuhan paling tinggi di dunia berkisar 85 persen.

Prof. Benton, dekan penelitian strategis di University of Leeds yang mengkhususkan diri mempelajari keamanan pangan dan keberlanjutannya mengatakan, kenaikan komoditas minyak sayur didorong perjanjian perdagangan, yang telah membuatnya lebih murah dan lebih mudah.

Subsidi di negara-negara seperti Malaysia dan Indonesia, yang bertujuan untuk merampingkan produksi ekspor justru membantu untuk menurunkan harga minyak sayur.

"Bersaing di pasar global membutuhkan proses produksi skala yang sangat efisien. Sekarang kita memiliki sistem pangan yang dibangun di atas kalori sangat murah," kata Prof Benton, seperti dilansir dari BBC, Minggu (19/3).

Namun dia mengatakan, perdagangan ini justru membuat masyarakat lebih terjerat ke kehidupan tidak sehat. Khususnya diabetes yang dimulai dari minyak sayur. Obesitas di seluruh dunia dua kali lipat naik sejak tahun 1980.

Prof. Corinna Hawkes, direktur Pusat Kebijakan Pangan di City, University of London, mengatakan, peningkatan terbesar dalam sumber kalori sejak era globalisasi datang dari tanaman minyak.

Minyak sayur sekarang berada di antara tanaman yang paling banyak diperdagangkan, dan sebagian besar makanan olahan mengandung minyak kelapa sawit atau minyak kedelai.

Sejumlah kecil lemak memang penting untuk kesehatan agar seimbang. Tapi, lemak yang tinggi kalori dapat meningkatkan risiko kelebihan berat badan atau obesitas. Lemak jenuh juga terkait dengan penyakit jantung.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar