Obat Penekan HIV Membuat Virus AIDS Tidak Dapat Ditularkan

Penulis: Reza Perdana

Obat Penekan HIV Membuat Virus AIDS Tidak Dapat Ditularkan

Ilustrasi (Pixabay)

Jumat, 3 Mei 2019 | 22:30

Analisadaily - Obat penekan HIV dapat membuat virus AIDS tidak dapat ditularkan, bahkan di antara pasangan yang berhubungan seks tanpa menggunakan alat kontrasepsi. Hal ini berdasarkan penelitian terbaru.

Penelitian di seluruh Eropa memantau hampir 1.000 pasangan gay selama delapan tahun, di mana satu pasangan adalah HIV-positif dan menerima pengobatan antiretroviral (ART), sementara yang lain adalah HIV-negatif.

Dokter tidak menemukan satu kasus penularan HIV dari pasangan dalam waktu itu, meningkatkan harapan bahwa program ART yang luas pada akhirnya dapat mengakhiri infeksi baru.

“Temuan kami memberikan bukti konklusif untuk laki-laki gay bahwa risiko penularan HIV dengan ART yang menekan adalah nol,” kata Alison Rodger, dari University College London, yang memimpin penelitian yang diterbitkan dalam The Lancet.

“Pesan kuat ini dapat membantu mengakhiri pandemi HIV dengan mencegah penularan HIV, dan menangani stigma dan diskriminasi yang dihadapi banyak orang dengan HIV,” lanjutnya, dilansir dari Asia One, Jumat (3/5).

Para peneliti memperkirakan bahwa ART mencegah sekitar 470 penularan HIV dalam pasangan selama masa studi. HIV dan penyakit fatal yang diprovokasi tetap menjadi salah satu krisis kesehatan terbesar di dunia, meskipun banyak kemajuan dalam beberapa tahun terakhir.

Lebih dari 21 juta orang saat ini menerima pengobatan ART secara teratur, yang menekan virus, dan hanya sekitar 59 persen dari penderita HIV global.

Para penulis penelitian mencatat beberapa batasan, termasuk bahwa usia rata-rata laki-laki HIV-negatif adalah 38 tahun. Sebagian besar penularan HIV terjadi pada orang berusia di bawah 25 tahun.

Orang-orang yang sekarang menggunakan ART harus minum obat hampir setiap hari selama sisa hidup mereka, dan perawatan sering terganggu karena berbagai alasan.

Tetapi fakta bahwa pasangan dapat melakukan hubungan seks tanpa kondom selama bertahun-tahun tanpa menularkan virus masih layak dicatat, kata para ahli.

“Identifikasi tepat waktu dari orang yang terinfeksi HIV dan pemberian pengobatan yang efektif mengarah pada kesehatan yang hampir normal dan penghapusan virtual risiko penularan HIV,” kata Myron Cohen, dari Institut Kesehatan Global dan Penyakit Menular Global UNC.

“Namun memaksimalkan manfaat ART telah terbukti menakutkan: ketakutan, stigma, homofobia, dan kekuatan sosial yang merugikan lainnya terus mengkompromikan pengobatan HIV.”

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar