Obat Baru Untuk Lindungi Anak dari Pertusis

Penulis: Elfa | Editor: Reza Perdana

Obat Baru Untuk Lindungi Anak dari Pertusis

Ilustrasi (Fox News)

Selasa, 10 Oktober 2017 | 10:44

Analisadaily - Bayi paling rentan terhadap Pertusis atau biasa disebut batuk rejan selama dua bulan pertama setelah lahir. Sebab, sistem kekebalan tubuh bayi belum cukup baik untuk merespons vaksin batuk rejan sampai mereka berusia 2 bulan.

Untuk alasan ini, wanita disarankan mendapatkan vaksin batuk rejan yang disebut Tdap selama kehamilan. Antibodi terhadap janin sebelum kelahirannya, dianggap penting menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

Tapi tidak semua ibu hamil mendapatkan vaksin batuk rejan. Hanya kurang dari setengah (49 persen) wanita hamil menerima vaksin. Dilansir dari Fox News, Selasa (10/10), Jennifer Maynard, seorang profesor di Departemen Teknik Kimia di The University of Texas di Austin, menyelidiki obat untuk batuk rejan.

Mereka menemukan obat baru yang mengandung antibodi, serta protein sistem kekebalan yang mengikat patogen berbahaya dan menghentikan infeksi. Antibodi hu1B7 mengikat toksin yang dihasilkan oleh bakteri batuk rejan dan membuat racun tersebut tidak berbahaya.

"Obat baru pada dasarnya memberi bayi kekebalan instan. Seolah-olah bayi telah divaksinasi penuh," kata Maynard.

Antibodi hu1B7 tidak memberikan perlindungan jangka panjang. Obat baru ini hanya mampu melindungi bayi selama 80 sampai 100 hari. Langkah selanjutnya adalah melakukan percobaan pada manusia untuk melihat apakah temuan berpengaruh sama pada manusia.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar