Minum Selama Persalinan, Mungkinkah?

Penulis: Elfa | Editor: Christison Sondang Pane

Minum Selama Persalinan, Mungkinkah?

Ilustrasi (Fox News)

Sabtu, 11 Februari 2017 | 13:40

Analisadaily - Penggunaan anestesi umum dilakukan selama persalinan. Sejak tahun 1940-an, persalinan yang melalui operasi akan menggunakan anestesi dan pasien dilarang untuk minum atau makan sebelum dioperasi.

Untuk penelitian baru, para peneliti mengumpulkan data dari uji coba terkontrol secara acak yang membandingkan hasil wanita yang bersalin mendapatkan izin untuk minum es atau air dan kelompok wanita yang diizinkan makan dan minum.

Secara keseluruhan, para peneliti menganalisis 10 percobaan yang termasuk 3.982 perempuan dalam persalinan. Kelompok wanita yang hanya minum tidak terlihat adanya peningkatan risiko komplikasi lain, termasuk muntah atau tersedak selama penggunaan anestesi umum.

Wanita yang diizinkan untuk makan dan minum kurang mendapatkan banyak tenaga selama persalinan. Artinya, seperti yang dilansir dari Fox News, Sabtu (11/2), air selama masa persalinan cukup membantu si ibu.

"Jika kita terhidrasi dengan baik dan memiliki karbohidrat yang memadai dalam tubuh kita, otot-otot kita juga bekerja lebih baik. Rahim seorang wanita sebagian besar terbuat dari otot,” kata Dr. Vincenzo Berghella, dari Thomas Jefferson University di Philadelphia.

Temuan ini diperkuat dari peneliti lainnya yang menemukan, wanita yang menerima lebih banyak cairan dari biasanya lebih cepat menjalani proses persalinan daripada wanita lainnya.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar