Manfaat Dan Bahaya Jeroan Untuk Kesehatan

Penulis: Elfa Harahap | Editor: Reza Perdana

Manfaat Dan Bahaya Jeroan Untuk Kesehatan

Jeroan (Fox News)

Kamis, 1 Juni 2017 | 12:24

Analisadaily - Secara historis kelezatan, jeroan bukan makanan yang dihindari karena beberapa orang sangat menyukainya. Mengonsumsi jeroan dilaporkan mulai terjadi selama Perang Dunia ke 2, dimana ketersediaan daging menipis, sedangkan banyak orang yang membutuhkannya.

Secara kesehatan, jeroan tidak sepenuhnya buruk. Hati misalnya, mengandung nutrisi, tinggi folat, B12, B2, dan vitamin A. Hati juga merupakan sumber potensial mineral seperti zat besi, folat, kalsium, tembaga, dan seng.

Meski begitu, tetap ada bahaya dari jeroan. Hati 1,2 gram lemak jenuh dan 302 mg kolesterol, lebih banyak dari jumlah harian yang direkomendasikan maksimum untuk orang sehat, yakni sebanyak 300 mg per hari.

Untuk penderita diabetes, kolestrol hanya disarankan sebanyak 100 mg dan penderita jantung 200 mg per hari. Jeroan bagian hati tentu sangat tidak baik untuk dua penderita penyakit di atas. Perlu diperhatikan juga tentang kandungan toksin pada jeroan hewan.

Faktanya, kebanyakan makanan yang dimakan hewan dibeli dari toko bahan makanan lokal dan mengandung berbagai zat berbahaya. Jeroan bagian lain, usus, bisa membawa berbagai bakteri berbahaya jika tidak dibersihkan dengan baik.

Dilansir dari Fox News, Kamis (1/6), sebaiknya, mengonsumsi jeroan tidak terlalu sering, dan bagi Anda yang memiliki riwayat diabetes atau jantung, lebih baik berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar