Mainan Plastik dan Kesehatan Anak

Penulis: Elfa | Editor: Christison Sondang Pane

Mainan Plastik dan Kesehatan Anak

Mainan Plastik (Huffington Post)

Jumat, 2 Februari 2018 | 12:24

Analisadaily - Mainan plastik identik dengan anak-anak. Dimana, saat ini mainan plastik telah mendominasi. Disamping lebih murah, mainan plastik lebih tahan lama dan mudah di dapat di toko mainan.

Mainan plastik sendiri sering kali diturunkan kepada anak pertama ke anak ke dua dan seterusnya. Menurut kesehatan, mainan plastik yang sudah lama justru berisiko membuat anak terkena sakit tertentu.

Para ilmuwan dari University of Plymouth menganalisis 200 mainan plastik bekas, termasuk mobil, kereta api, produk konstruksi dan gambar. Peneliti menemukan konsentrasi tinggi yang terkandung di dalam palstik dari unsur-unsur berbahaya.

Misalnya antimon, barium, bromin, kadmium, kromium, timbal dan selenium. Kandungan ini beracun bagi anak-anak pada tingkat rendah selama periode waktu yang lama.

"Ini adalah penyelidikan sistematis pertama terhadap unsur-unsur berbahaya pada mainan plastik bekas di Inggris," kata pemimpin peneliti, Dr. Andrew Turner, seperti laporan dari Huffington Post, Jumat  (02/02).

"Mainan bekas adalah pilihan menarik bagi keluarga karena bisa diwariskan langsung dari teman atau kerabat atau didapat dengan murah dan mudah dari toko mainan,” lanjutnya.

Mainan plastik dengan bahan kimia paling banyak biasanya berwarna kuning, merah atau hitam. Banyak perusahaan menggunakan bahan kimia yang mengandung kadmium untuk menciptakan warna-warna. Konsumen harus lebih sadar akan potensi atau risiko yang terkait dengan mainan plastik

"Orang tua harus memeriksa kondisi mainan dan menghindari anak memasukkannya ke mulut mereka. Pembersihan tidak ada gunanya karena bahan kimia ada di dalam plastik. Mainan ini pada umumnya aman jika hanya dipegang.”

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar