Lions Club dan SKF Ajak Masyarakat Kenali Gejala Kanker Anak

Penulis: Reza Perdana

Lions Club dan SKF Ajak Masyarakat Kenali Gejala Kanker Anak

Pemaparan tentang akan digelarnya seminar waspada kanker.

Minggu, 12 Februari 2017 | 09:13

Analisadaily (Medan) - Kasus kanker pada anak semakin hari semakin serius. Jika penanganannya tepat, kanker pada anak sebenarnya bisa disembuhkan. Sayangnya saat ini informasi mengenai kanker kepada masyarakat sangat minim.

Berangkat dari kondisi tersebut, Lions Club Medan Deli dan Lions Club Imaji bekerjasama dengan Smiling Kids Foundation (SKF) akan menyelenggarakan seminar waspada kanker, dengan tema Deteksi Dini dan Penanganan Kanker Pada Anak “Cancer the Silent Killer”.

Presiden Lions Club Medan Deli yang juga ketua pelaksana seminar, Lismawati Jie mengatakan, seminar bertujuan memberikan informasi kepada masyarakat tentang pentingnya deteksi dini terhadap penyakit kanker pada anak. Sebab, banyak penderita terlambat mengobatinya.

“Banyak penderita kanker anak ditemukan pada stadium lanjut, hal ini disebabkan karena masih kurangnya informasi mengenai kanker secara umum. Ini alasan kita menggelar seminar,” kata Lismawati, Sabtu (11/2).

Selain itu, lanjut Lismawati, digelarnya seminar juga dalam rangka peringatan hari Kanker Anak Sedunia yang diperingati setiap tanggal 15 Februari tiap tahunnya. Seminar akan dilaksanakan di Hotel Karibia pada tanggal 18 Februari 2017 mendatang.

“Seminar juga bertujuan memberikan edukasi kepada para orang tua yang anaknya menderita kanker, agar bisa melakukan pencegahan sejak dini dengan penanganan yang tepat,” ucapnya.

Ketua SKF yang juga wakil pelaksana seminar, Jenny Ong menjelaskan, sejak tahun 2011 perkembangan penderita kanker pada anak di dunia terus meningkat, terdeteksi sekitar 700 anak per hari mengidap kanker.

“Untuk di Medan, data terbaru dari dua rumah sakit, yaitu Murni Teguh dan Adam Malik, per bulan ada hampir 20 kasus anak menderita kanker,” jelasnya.

Jenny menuturkan, kanker pada anak berbeda dengan kanker pada orang dewasa. Jika pada orang dewasa mudah mendeteksi dan tahu penyebabnya seperti gaya hidup dan lainnya. Sementara kanker pada anak sulit, karena tidak bisa dideteksi seperti orang dewasa.

Untuk anak, ada lima jenis kanker yang sering ditemukan. Paling sering adalah kanker darah, kemudian kanker mata, kanker tulang, kanker syaraf dan kanker ginjal. Lima jenis kanker ini banyak ditemukan pada anak-anak di negara berkembang.

“Kanker saat ini menjadi mesin pembunuh yang sangat menakutkan. Salah penanganan dan tidak tepat, maka akan sangat berbahaya,” ujarnya.

Dalam seminar nantinya, juga akan ada testimoni dari Survivor Kanker Anak, diskusi serta hiburan yang akan dipandu oleh Master of Ceremony kawakan ibukota, Ozi Syahputra, juga menghadirkan tiga pembicara, dr. Selvi Nafianti, MKed(Ped), SpA(K), dr. Juli Jamnasti, Spesialis Onkologi dan Radioterapi, serta Ninuk Widyantoro, M. Psi.

Seminar diharapkan dapat menyentuh semua lapisan masyarakat, agar semua pihak mengerti bagaimana bahaya kanker sebenarnya. Seminar diadakan secara gratis tanpa dipungut biaya.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar