Lima Kebiasaan yang Bisa Membahayakan Ginjal Anda

Penulis: Reza Perdana

Lima Kebiasaan yang Bisa Membahayakan Ginjal Anda

Ilustrasi (Pixabay)

Rabu, 10 April 2019 | 14:29

Analisadaily - Dengan mendetoksifikasi darah, memproduksi hormon-hormon penting dan menghemat air dalam tubuh, ginjal mempengaruhi kesehatan manusia. Tetapi kebiasaan umum dapat merusak fungsi mereka.

Berikut adalah lima kebiasaan paling penting yang harus dihindari jika Anda menginginkan ginjal yang sehat, seperti yang disusun oleh Reader's Digest, dilansir dari Asia One, Rabu (10/4).

Sering Konsumsi Makanan Kemasan

Makanan kemasan mengandung banyak natrium yang mempengaruhi jantung dan dapat menyebabkan masalah ginjal. Dengan mengonsumsi terlalu banyak garam, organ-organ harus bekerja lebih banyak untuk mengeluarkan kelebihan garam.

Saat kencing, tubuh kita mengeluarkan natrium dan kalsium. Kehilangan terlalu banyak kalsium dapat menempatkan kita pada risiko yang lebih besar untuk batu ginjal, menurut James Simon, MD, nephrologist dari Cleveland Clinic.

"Orang-orang melihat karbohidrat dan lemak serta kalori, tetapi mereka tidak memperhatikan natrium," katanya.

Dietary Guidelines for Americans merekomendasikan jumlah maksimum 2.300 miligram sodium per hari. Rata-rata orang Amerika misalnya mengkonsumsi lebih dari 3.400 mg.

Tidak Memeriksa Tekanan Darah

Ginjal dapat digambarkan sebagai satu set besar pembuluh darah dengan saluran kemih.

"Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi di pembuluh darah besar, Anda memiliki tekanan darah tinggi di pembuluh darah kecil," Dr. Simon menjelaskan.

Dengan membiarkan tekanan darah tinggi tidak terkendali, pembuluh darah bisa rusak dan membahayakan ginjal.

Merokok

Merokok membunuh, kata mereka. Tetapi kanker paru-paru bukan satu-satunya risiko rokok. Merokok dapat membahayakan seluruh tubuh dengan meningkatkan tekanan darah, menurunkan sirkulasi dan menyumbat pembuluh darah di ginjal.

"Itu alasan lain merokok buruk pada tubuh," kata Dr. Simon.

Sebuah studi dari 2012 mengungkapkan, tidak merokok setidaknya 16 tahun dapat mengurangi risiko karsinoma sel ginjal hingga 40 persen, yang merupakan bentuk paling umum kanker ginjal pada orang dewasa.

Minum Terlalu Sedikit

Banyak rencana diet merekomendasikan minum delapan gelas air setiap hari. Menurut Dr. Simon, empat hingga enam cangkir sudah cukup, tetapi hanya minum satu atau dua gelas saja akan menantang ginjal kita.

Terutama ketika banyak berolahraga atau berada di luar di hari yang panas perlu minum air yang cukup. Ketika tubuh kita tidak memiliki cukup air untuk membilas sistem kita untuk menjaga kadar natrium tetap terjaga, menjaga tekanan darahnya menjadi lebih sulit.

Tetapi tidak hanya tubuh yang dehidrasi bisa berbahaya, minum terlalu banyak air juga membuat ginjal kita stres. Simon menjelaskan, ginjal sangat sensitif terhadap aliran darah.

"Tidak akan suka jika Anda mengalami dehidrasi sehingga tekanan darah Anda turun dan aliran darah ke ginjal Anda turun," ucapnya.

Terlalu Sering Konsumsi Obat Penghilang Rasa Sakit

Obat penghilang rasa sakit dapat mengurangi demam dan rasa sakit tetapi juga mempengaruhi organ kita. NSAID, yang merupakan obat antiinflamasi termasuk ibuprofen dan aspirin, mengurangi aliran darah ke ginjal.

Obat dapat menjadi racun langsung ke organ dan  dapat merusak fungsi ginjal dan menyebabkan jaringan parut.

Dalam jangka panjang obat penghilang rasa sakit dapat menyebabkan penyakit ginjal kronis atau gagal ginjal. Terutama orang yang sudah mengalami kerusakan ginjal harus menghindari NSAID sama sekali.

"Orang-orang yang berisiko adalah mereka yang menggunakan mereka setiap hari untuk jangka waktu yang lama," kata Dr. Simon.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar