Lakukan Implan IUD Tepat Setelah Melahirkan

Penulis: Elfa Harahap | Editor: Triansari Prahara

Lakukan Implan IUD Tepat Setelah Melahirkan

IUD (ABC News)

Rabu, 7 Oktober 2015 | 10:04

Analisadaily – Pil KB atau sejenisnya sudah mulai membuat banyak wanita dalam kondisi yang kurang menguntungkan karena dinilai tidak efisien. Namun kini, ada cara baru untuk menangani masalah kehamilan bagi wanita yakni membuat implant IntraUterine Device (IUD).

Cara ini merupakan cara lama bagi kebanyakan ibu, hanya saja banyak dari wanita tidak mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukannya. Dr. Michelle Moniz dari University of Michigan di Ann Arbor menyatakan, waktu yang tepat adalah setelah melahirkan.

"Penyisipan implan dikaitkan dengan semakin banyaknya wanita menggunakan IUD. Penggunaan yang lebih tinggi terjadi tiga bulan setelah melahirkan dan ada pula yang melakukan implant 12 sampai 24 bulan," kata Dr. Michelle Moniz.

IUD (Bloomberg)

IUD (Bloomberg)

“Selain itu, beberapa analisis menunjukkan bahwa strategi ini tidak efektif untuk biaya. IUD yang dilakukan selama rawat inap adalah cara yang aman dan efektif untuk meningkatkan penggunaan kontrasepsi di kalangan ibu-ibu dan mencegah kehamilan dalam suksesi cepat yang menimbulkan risiko kesehatan bagi wanita dan bayi,” tambah Moniz.

Untuk penelitian ini, Moniz dan rekannya mewawancarai perwakilan Medicaid dari 39 negara bagian dan District of Columbia pada 2014 dan 2015. Para peneliti bertanya tentang cakupan IUD, yang seperti banyak kontrasepsi resep umumnya tersedia melalui kunjungan dokter bukan sebagai bagian dari program di rumah sakit.

IUD adalah perangkat berbentuk T berukuran lebih kecil yang dimasukkan ke dalam rahim. Perangkat ini dapat digunakan untuk beberapa tahun dan dapat mencegah kehamilan dengan cara menghentikan sperma mencapai indung telur untuk dibuahi.

Dokter pada umumnya merekomendasikan memasukkan IUD setelah pada akhir proses melahirkan atau menunggu sampai setidaknya enam minggu kemudian. Sementara itu, membuat implan setelah melahirkan berisiko lebih tinggi pada kesehatan, seperti infeksi.

Posisi IUD di dalam rahim. (Wikipedia)

Posisi IUD di dalam rahim. (Wikipedia)

Salah satu keterbatasan dari penelitian ini, masalah tidak fokus pada biaya, layanan, dan tidak meneliti bagaimana mereka yang menggunakan asuransi swasta. Meski begitu, temuan ini menunjukkan bahwa banyak negara yang menyediakan long-acting kontrasepsi bagi wanita.

"Bagi wanita menindaklanjuti pemasangan implant setelah mereka melahirkan, ini berarti bahwa mereka meninggalkan rumah sakit dengan kontrasepsi yang efektif," kata Dr. Amy Bryant, seorang peneliti keluarga berencana di Universitas North Carolina, Chapel Hill.

"IUD adalah pilihan yang bagus untuk wanita yang ingin jarak antar kelahiran lebih terencana karena mereka begitu mudah digunakan dan dapat berada di rahim selama beberapa tahun.”

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar