Kurangi Risiko Kanker Serviks dengan Cara Ini

Penulis: Kiki Safitri | Editor: Triansari Prahara

Kurangi Risiko Kanker Serviks dengan Cara Ini

Ilustrasi Pap Smear (Berbagai Sumber)

Kamis, 11 Juni 2015 | 20:34

Analisadaily - Kanker serviks termasuk salah satu jenis kanker mematikan bagi wanita. Dilansir Womenshealthmag, gaya hidup yang tidak sehat sangat berkontribusi menjerat wanita terkena kanker serviks.

Berikut tips gaya hidup sehat yang bisa Anda terapkan untuk menghindari kanker serviks :

1. Berhenti merokok

Merokok tak hanya emiliki kaitan pada kanker paru, tetapi juga sangat berisiko terhadap serviks.

"Ketika kamu terinfeksi HPV (Human Papillomavirus), merokok memiliki risiko dua kali lipat lebih besar kemungkinan HPV akan cepat berkembang,” kata Mark Einstein, MD, direktur penelitian klinis di Montefiore Medical Center, dan Einstein College of Medicine di New York City.

Merokok tidak akan memberikan Anda virus HPV, tetapi merokok lebih dari 10 batang sehari akan melipatgandakan risiko Anda untuk terken kanker serviks dan juga dapat mempercepat pertumbuhan kanker.

2. Rutin mendapat suntikan

Jika Anda berada di bawah 26 tahun, ada baiknya jika Anda mulai menjadwalkan janji untuk mendapatkan vaksin HPV. Vaksin ini memberikan perlindungan terhadap empat jenis yang paling umum dari virus: HPV tipe 6 dan 11, yang menyebabkan kutil kelamin, dan HPV tipe 16 dan 18, yang menyebabkan sekitar 75 persen dari kanker serviks. Vaksin baru, bernama Cervarix, melindungi terhadap dua strain HPV yang paling umum (16 dan 18).

Penyuntikan ini dianjurkan untuk anak perempuan dengan rentan usia 9 atau 10 tahun, karena ini akan bekerja lebih baik sebelum Anda melakukan kontak seksual. Vaksin ini tidak bekerja jika HPV sudah menjangkit tubuh, sehingga sebagian besar dokter tidak menyarankan wanita di atas 26 tahun, karena mereka menganggap sebagian besar sudah aktif secara seksual.

3. Selektif

Sebagian besar kasus kanker serviks berkembang dari HPV. Satu-satunya cara Anda bisa mendapatkan HPV adalah melalui kontak seksual.

75 persen wanita akan memiliki atau sudah memiliki infeksi HPV pada usia 50 tahun, dan itu juga terjadi pada pria. Strain tertentu dapat dideteksi secara visual (beberapa jenis HPV menyebabkan kutil kelamin), tapi banyak dari jenis yang paling umum tidak menunjukkan tanda-tanda pada pria.

“Membatasi jumlah pasangan seksual Anda memainkan peran besar dalam mengurangi kesempatan Anda untuk mengembangkan kanker serviks.” kata Georgiann Linnemeier, MD, seorang internis dalam praktik di St Vincent Gynecologic Oncology di Indianapolis dan co-pendiri Penelitian dan Dialog Onkologi Wanita. 

4. Konsumsi Buah dan Sayuran

Mempertahankan diet yang penuh nutrisi dan vitamin dapat membantu tubuh Anda menangkis kanker dan melawan penyakit.

Menurut American Cancer Society, Anda dapat menurunkan risiko kanker Anda dengan makan setidaknya lima porsi sehari buah-buahan dan sayuran. Tanaman yang sarat dengan mineral dan antioksidan, sehingga mereka dapat membantu tubuh Anda melawan infeksi HPV, dan memperlambat atau menghentikan proses yang mengubah sel-sel serviks yang normal menjadi kanker.

5. Pap Smear

Menjalani tes Pap Smear adalah cara terbaik untuk mengetahui apakah ada gejala ‘kanker serviks’ pada tubuh Anda. 

Tes Pap Smear tidak sama dengan pemeriksaan panggul. Selama tes, dokter Anda akan melihat di dalam vagina dan leher rahim Anda dan mengambil sel dengan menggunakan kapas. Pendeteksian ini termasuk poin kunci bagi Anda untuk mengetahui indikasi kanker serviks dalam rahim Anda.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar