Kolera, Kenali Gejala dan Pencegahannya

Penulis: Christison Sondang Pane | Editor: Triansari Prahara

Kolera, Kenali Gejala dan Pencegahannya

Bakteri Kolera (Berbagai Sumber)

Senin, 1 Juni 2015 | 16:15

Analisadaily – Kolera merupakan penyakit menular yang terjadi melalui saluran pencernaan yang disebabkan oleh bakteri Vibrio Cholera. Bakteri ini biasanya masuk ke tubuh manusia melalui air minum yang terkontaminasi oleh sanitasi yang tidak baik dan memakan makanan yang tidak dimasak dengan benar.

Dilansir dari NHS, gejala Kolera dapat dirasakan beberapa jam setelah terinfeksi bahkan beberapa hari. Adapun gejala yang ditimbulkannya, seperti diare, perut keram, mual, muntah-muntah dan dehidrasi. Dengan demikian, jika tanpa pengobatan maka penyakit itu dapat berakibat fatal.

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa ada sekitar 3 dan 5 juta kasus kolera yang menyerang dunia setiap tahunnya. Namun, Badan PBB itu tidak menyampaikan korban yang meninggal karena kolera.

WHO juga memberikan saran kepada semua orang agar melakukan tindakan pencegahan dasar, seperti mengkonsumsi air minum yang direbus atau minum dari botol yang tertutup dengan baik. Menghindari es krim, menghindari sayuran dan buah mentah, kecuali sudah dicuci.

Selain itu, tidak memakan kerang, seafood atau salad. Disisi lain, hal yang paling sering dilakukan untuk mencegah penyakit ini adalah melakukan vaksinasi. Langkah ini diperkirakan sekitar 85 persen dapat menghindari Kolera.

Saat ini, daerah yang paling sering menjadi tempat mewabahnya penyakit kolera ada di negara sub-Sahara Afrika Selatan, Asia Tenggara, Timur Tengah, Amerika Serikat dan Karibia.

 

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar