Kesehatan Lidah Indikasikan Bau Mulut

Penulis: Kiki Safitri | Editor: James P Pardede

Kesehatan Lidah Indikasikan Bau Mulut

Ilustrasi (DailyMail)

Rabu, 28 Oktober 2015 | 18:49

Analisadaily - Hanya dengan julurkan lidah, seorang dokter sudah mengetahui jenis bakteri yang ‘mungkin’ bisa mengancam kesehatan mulut pasien. Dr Harold Katz, dokter gigi dan pendiri Klinik di California, mengatakan keadaan lidah seseorang dapat menunjukkan bau napas seseorang.

 

Lidah yang lebih merata dapat menyembunyikan lebih banyak bakteri, yang menyebabkan bau mulut. Dan semakin lidah terlihat berlapis, maka semakin besar kemungkinan seseorang menderita bau mulut.

Ia menjelaskan bahwa lidah Anda memiliki keterkaitan dengan kesehatan Anda, serta penyebab lain yang mengejutkan dari bau mulut. Ini bisa saja berawal dari pasta gigi yang berbasis deterjen, serta protein tinggi.

Bau mulut adalah hasil dari kumpulan miliaran bakteri yang buruk yang mempengaruhi napas terkait sisa-sisa protein di mulut Anda hingga menyebabkan bau busuk berbasis sulfur.

Mulut Anda juga hidup dengan organisme hidup layaknya bakteri yang hidup dan berkembang di lingkungan yang gelap dan hangat. Beberapa bakteri ini sangat menguntungkan, membantu tubuh Anda melawan penjajah dan mencerna protein. Bakteri lain yang mungkin saling berlawanan, akhirnya akan menghasilkan hal-hal seperti sakit tenggorokan atau infeksi telinga.

Terlepas dari jenis makanan yang Anda konsumsi, bakteri hidup dan berkembang biak di mulut Anda, di bawah permukaan lidah Anda, dan di bagian belakang tenggorokan Anda, ini juga ada pada amandel Anda dengan jumlah miliaran. Lidah memiliki topografi seperti peta. Perbedaan topografi ini dapat mempengaruhi kemungkinan dan tingkat bau mulut Anda.

Umumnya, lidah kasar lebih mungkin memiliki masalah bau mulut. Beberapa lidah memiliki alur yang dalam atau celah, yang menunjukkan permukaan pecah-pecah dimana cenderung mengarah kepada bau mulut, dimana celah yang disediakan sangat ideal bagi bakteri untuk berkembang biak.

Sebuah lapisan kuning atau putih pada lidah Anda akan menyebabkan limbah tertinggal oleh bakteri jahat. Lidah yang memiliki papila (serat pada permukaan atas lidah) yang sedikit lebih panjang dari normal, dikenal sebagai 'lidah berbulu'. Semakin lama papila tersebut bertahan maka akan semakin memperburuk nafas yang berhubungan dengan bakteri yang disembunyikan.

Banyak dokter gigi mendorong orang untuk menggunakan pengikis lidah untuk membersihkan bakteri lidah yang menyebabkan bau. Namun, pengikis lidah tidak dianjurkan untuk orang dengan lidah berbulu, karena menggores dapat menyebabkan iritasi dan cedera bagi orang-orang dengan kondisi ini.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar