Kendalikan Ebola, Kongo Vaksinasi 200.000 Warga

Penulis: Christison Sondang Pane

Kendalikan Ebola, Kongo Vaksinasi 200.000 Warga

Ilustrasi (Pixabay)

Senin, 26 Agustus 2019 | 17:18

Analisadaily - Otoritas dan kesehatan Kongo memvaksinasi lebih dari 200.000 orang terhadap Ebola pada Agustus 2019. Pemerintah menggunakan vaksin Merck yang mereka harap akan membantu mengendalikan epidemi terburuk kedua di dunia itu.

Angka yang dikeluarkan komite Ebola pemerintah menunjukkan, 204.044 orang telah diinokulasi sejak 8 Agustus. Total 1.980 orang sejauh ini meninggal, dari 2.950 orang yang diduga telah terinfeksi. Kasus yang dikonfirmasi saat ini secara klinis sedikit lebih rendah, yaitu 2.845.

Dilansir dari Reuters, Senin (26/8), itu tetap menjadi angka kematian terbesar kedua dalam sejarah penyakit, setelah wabah 2014-16 di Afrika Barat yang menewaskan 11.300 orang.

Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) mengatakan, mereka akan mendanai pembuatan vaksin Ebola investigasi Merck & Co Inc yang disebut V920.

Vaksin lain dari Johnson dan Johnson tersedia, tetapi pihak berwenang belum menyebarkannya karena takut menciptakan kebingungan di antara populasi yang sudah skeptis dan terkadang bermusuhan.

"Satu-satunya vaksin yang telah digunakan dalam epidemi ini adalah satu diproduksi oleh Merck," kata pernyataan komite.

Ebola tampaknya berada di bawah kendali di kota Goma di Kongo, tetapi Ebola telah berkobar di bagian lain negara itu, tempat pekerja bantuan memerangi ketidakamanan dan informasi yang salah di media sosial.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar