Kenali Tanda dan Gejala Penyakit Gondongan

Penulis: Elfa | Editor: Christison Sondang Pane

Kenali Tanda dan Gejala Penyakit Gondongan

Ilustrasi (Fox News)

Kamis, 8 Maret 2018 | 13:08

Analisadaily - Pihak kesehatan di Texas memperingatkan masyarakat untuk lebih mengetahui gejala dan tanda penyakit Gondongan.

Diketahui, seorang pengunjung acara National Cheerleaders Association All-Star National Championship di Fort Worth telah terpapar virus gondongan.

Antisipasi dilakukan karena pada acara tersebut, ada masyarakat yang datang dari 39 negara bagian.

Meski belum ada yang melapor tertular penyakit, pemerintah meminta masyarakat lebih mengenali gejala untuk ditangani lebih dini. Sebab, gondongan adalah infeksi virus menular.

Ketika orang mendengar kata "gondok," maka yang dibayangkan adalah seseorang dengan pipi bengkak dan kelenjar bengkak. Padahal, seseorang dengan penyakit ini juga bisa mengalami nyeri otot, demam dan kehilangan nafsu makan.

"Bahkan, banyak orang tidak memiliki gejala apapun. Waktu dari terinfeksi virus hingga berkembangnya gejala selama 25 hari. Umumnya bisa 14 sampai 18 hari. Orang dengan virus gondongan akan menularkannya ke orang lain tiga hari hingga lima hari setelah kelenjar bengkak muncul," kata perwakilan Department of State Health Services (DSHS) di Texas.

Bagaimana virus menyebar?

Gondongan bisa tersebar melalui air liur yang menyebar di udara melalui batuk atau bersin. Sebaiknya, orang-orang tidak berbagi gelas, rokok atau barang lainnya, karena itu juga bisa menyebarkan virus.

"Dalam beberapa tahun terakhir, telah terjadi peningkatan jumlah kasus. Dari 229 kasus pada tahun 2012 menjadi 6.366 kasus pada tahun 2016," kata Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dilansir dari Fox News, Kamis (8/3).

Pengobatan dan pencegahan bisa dilakukan dengan suntik vaksin yang telah tersedia. Karena Gondongan disebabkan oleh virus, maka antibiotik tidak efektif.

Sebaiknya anak mendapatkan vaksin MMB untuk mengantisipasi campak, rubella, dan gondong pada usia 12 sampai 15 bulan.

Mereka yang belum menerima suntikan MMR harus mendapatkannya sesegera mungkin. Vaksin MMR 88 persen efektif menghindari tiga penyakit yang telah disebutkan di atas.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar