Kenali Kolestatis Kehamilan atau Gatal Biasa

Penulis: Elfa Harahap | Editor: Christison Sondang Pane

Kenali Kolestatis Kehamilan atau Gatal Biasa

Ilustrasi (Fox News)

Sabtu, 8 April 2017 | 10:41

Analisadaily - Wanita yang pertama kali hamil tidak hanya diminta untuk menjaga kesehatan, tetapi diminta untuk mengenal gejala-gejala kehamilan yang dapat mempengaruhi janin.

Misalnya Kolestasis kehamilan, di mana kondisi aliran empedu, yakni cairan pencernaan dari hati, melambat atau terhenti.

Kehamilan memang salah satu dari banyak penyebab kolestasis. Nama lain untuk kolestasis kehamilan adalah kolestasis obstetri atau kolestasis intrahepatik.

Kolestasis kehamilan terjadi pada waktu akhir kehamilan dan memicu rasa gatal, biasanya pada tangan atau kaki, tapi kadang terjadi juga bagian tubuh yang lain.

Kolestasis kehamilan menimbulkan rasa sangat tidak nyaman, tetapi tidak menimbulkan risiko jangka panjang bagi si ibu. Alasan kolestasis kehamilan dapat berbahaya bagi bayi karena dapat menyebabkan lahir premature bahkan hingga kematian.

Dilansir dari Fox News, Sabtu (08/4), kolestatis kehamilan sering dianggap sebagai gatal-gatal biasa, padahal wanita muda yang hamil sudah keliru.

“Dokter saya menjelaskan, setelah 37 minggu, pasien dengan ICP atau kolestasis kehamilan berada pada risiko yang sangat tinggi,” kata DePino, salah satu wanita hamil yang didiagnosa mengalami kolestatis kehamilan.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar