Kanker Terkait Implan Payudara Meningkat

Penulis: Elfa Harahap | Editor: Christison Sondang Pane

Kanker Terkait Implan Payudara Meningkat

Implan (Fox News)

Kamis, 19 Oktober 2017 | 14:58

Analisadaily - Kasus dari jenis kanker langka yang terkait dengan implan payudara terus menunjukkan angka peningkatan.

Kanker yang disebut limfoma sel besar payudara atau BIA-ALCL, merupakan kanker yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Diperkirakan, jumlah wanita yang terkena kanker ini satu dari 4.000 wanita yang melakukan implant.

"Kami melihat, kanker jenis ini belum banyak diketahui masyarakat. Sehingga, jarang masyarakat melaporkan kasus ini. Jumlah kasus terus meningkat di tahun-tahun mendatang," kata Dr. Dino Ravnic, asisten profesor bedah di Pennsylvania State University College of Medicine.

Food and Drug Administration (FDA) mengumumkan, dari bulan Juni 2010 sampai Februari 2017, setidaknya rumah sakit sudah menerima lebih dari 350 laporan tentang kanker yang terkait dengan implan payudara. Kasus tersebut termasuk sembilan kematian.

Di hampir semua kasus BIA-ALCL yang diketahui, para wanita memiliki implan payudara bertekstur. Implan bertekstur, atau implan dengan tekstur yang berlawanan dengan permukaan kulit diperkenalkan pada akhir 1980-an dan semakin populer di tahun 1990an.

Dilaporkan dari Fox News, Kamis (19/10), kasus pertama BIA-ALCL terjadi tahun 1997. Secara keseluruhan, kasus menunjukkan kemungkinan adanya hubungan kausal antara implan bertekstur dan kanker. Walaupun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi masalah tersebut.

Ada kemungkinan BIA-ALCL disebabkan karena peradangan di payudara yang dikelilingi implant. Ketika jaringan payudara tumbuh di permukaan implan bertekstur, peradangan semakin menyebar. Peradangan kronis inilah yang menyebabkan limfoma.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar