Intervensi Gizi Digiatkan Untuk 500 Anak Gizi Kurang di Pekalongan

Intervensi Gizi Digiatkan Untuk 500 Anak Gizi Kurang di Pekalongan

Penyuluhan Pola Asuh & Nutrisi untuk Anak Sehat dan Cerdas bagi 300 relawan kesehatan. (Foto: Istimewa)

(rel/rzp)

Selasa, 8 Mei 2018 | 15:43

Analisadaily (Pekalongan) - Menindaklanjuti program pengentasan balita gizi kurang atau Nutrilite Power of 5, Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan Amway Indonesia melaksanakan penyuluhan Pola Asuh & Nutrisi untuk Anak Sehat dan Cerdas bagi 300 relawan kesehatan.

Program Nutrilite Power of 5 telah membantu sekitar 500 anak gizi kurang di tujuh kecamatan Kabupaten Pekalongan melalui pemberian bubuk vitamin Nutrilite Little Bits yang digerakkan ibu-ibu PKK dan relawan kesehatan yang diketuai Munafah Asip Kholbihi selaku Ketua Umum PKK dan pembina kader kesehatan.

“Harapan saya program CSR ini bisa menurunkan angka kematian balita, melalui pemberian bubuk bernutrisi kepada anak gizi kurang dan menjadikan anak-anak balita sehat lahir dan batin,” kata Munafah, Selasa (8/5).

Head of Communication Amway Indonesia, Rossy Hardiningsih mengatakan, gizi merupakan salah satu permasalahan besar yang dihadapi oleh setiap negara dari tahun ke tahun, dan Amway selaku pemimpin di industri suplemen dan makanan kesehatan merasa terpanggil untuk turut andil dalam membantu pemecahan masalah.

Melalui program global Nutrilite Power of 5pihaknya berinisiatif meningkatkan kesadaran masyarakat di seluruh dunia untuk menyadari pentingnya asupan gizi yang cukup bagi anak usia di bawah 5 tahun, dan mengembangkan produk Nutrilite Little Bits, yaitu 1 gram bubuk mikro nutrisi yang terdiri dari 15 vitamin & mineral esensial, dan sejak tahun 2009 telah mendonasikan suplemen ke jutaan anak di seluruh dunia.

“Balita paling rentan terhadap masalah malnutrisi, bila anak di usia lima tahun pertamanya tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, pertumbuhan fisik dan otaknya tidak optimal,” ucap Rossy.

Dari hasil pemantauan dan pengukuran terhadap 435 anak menunjukkan adanya peningkatan berat dan tinggi badan di hampir semua anak yang mendapatkan serbuk Nutrilite Little Bits. Data Dinas Kesehatan menunjukkan terdapat 414 anak yang mengalami peningkatan perbaikan gizi, 21 turun status gizinya yang disebabkan karena adanya penyakit bawaan yang menyebabkan si anak tidak bisa mengalami perbaikan gizi.

Pemberian asupan gizi yang tepat berkaitan erat dengan pola asuh orang tua. Hal ini menjadi topik utama pada penyuluhan kali ini untuk para relawan kesehatan yang bertugas menularkan pengetahuannya kepada ibu ibu di masyarakat sekitar mereka.

“Kurangnya pengetahuan orang tua tentang pentingnya gizi seimbang untuk anak di awal pertumbuhan mereka bisa mengakibatkan anak-anak mengalami hambatan dalam pertumbuhannya bahkan menjadi obesitas,” ujar Ahli Gizi Rita Ramayulis, DCN, M.Kes.

Rita dalam paparannya menyatakan, gizi ibu yang tidak optimal juga menjadi salah satu penyebab masalah kurang gizi pada balita. Oleh karena itu, setiap ibu harus selalu mengonsumsi makanan yang seimbang gizinya. Apabila sedang dalam masa menyusui, apa yang ibu makan itulah yang akan diberikan kepada bayinya melalui ASI.

“Sedangkan setelah masa menyusui selesai, ibu juga memiliki peranan penting karena ibu lah yang sering membeli dan memasak makanan yang akan disajikan kepada seluruh keluarga,” terangnya.

(rel/rzp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar