Ini Manfaat Minum Teh Terhadap Otak

Penulis: Christison Sondang Pane

Ini Manfaat Minum Teh Terhadap Otak

Ilustrasi (Pixabay)

Kamis, 12 September 2019 | 17:12

Analisadaily - Studi dari National University of Singapore (NUS) menemukan, mereka yang mengonsumsi teh setidaknya empat kali seminggu memiliki daerah otak yang terhubung dengan cara yang lebih efisien.

Tim peneliti merekrut 36 orang dewasa berusia 60 tahun ke atas, dan mengumpulkan data tentang kesehatan, gaya hidup, dan kesejahteraan psikologis mereka.

Mereka juga menjalani tes neuropsikologis dan magnetic resonance imaging (MRI) untuk studi yang dilakukan dari 2015 hingga 2018.

Ketua tim peneliti dari Departemen Kedokteran Psikologi di NUS Yong Loo Lin School of Medicine, Assiten Profesor Feng Lei mengatakan, hasil menunjukkan, minum teh secara teratur dapat melindungi otak dari penurunan terkait usia.

“Ambil analogi lalu lintas jalan sebagai contoh. Anggap wilayah otak sebagai tujuan, sementara koneksi antar wilayah otak adalah jalan. Ketika sistem jalan lebih terorganisir, pergerakan kendaraan dan penumpang lebih efisien dan menggunakan lebih sedikit sumber daya. Demikian pula, ketika koneksi antar daerah otak lebih terstruktur, pemrosesan informasi dapat dilakukan lebih efisien," kata Asst Prof Feng dilansir dari Channel News Asia, Kamis (12/9).

Studi sebelumnya telah menunjukkan, asupan teh bermanfaat bagi kesehatan manusia, dan efek positif termasuk peningkatan suasana hati dan pencegahan penyakit kardiovaskular.

Studi lain yang dipimpin oleh Asst Prof Feng, yang diterbitkan pada tahun 2017, menunjukkan konsumsi teh setiap hari dapat mengurangi risiko penurunan kognitif pada orang tua sebesar 50 persen.

"Kami telah menunjukkan dalam penelitian kami sebelumnya, peminum teh memiliki fungsi kognitif yang lebih baik dibandingkan dengan peminum non-teh.  Hasil kami saat ini terkait dengan jaringan otak secara tidak langsung mendukung temuan kami sebelumnya dengan menunjukkan, efek positif dari minum teh secara teratur adalah hasil dari peningkatan organisasi otak yang dihasilkan dengan mencegah gangguan pada koneksi antar wilayah," katanya.

Penelitian, yang dilakukan dengan kolaborator dari University of Essex dan University of Cambridge, diterbitkan dalam jurnal ilmiah Aging pada 14 Juni.

Langkah selanjutnya dalam penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana fungsi-fungsi seperti memori muncul dari sirkuit otak, dan intervensi yang mungkin dilakukan untuk menjaga kognisi dengan lebih baik selama proses penuaan.

Asst Prof Feng dan timnya berencana untuk memeriksa bagaimana teh dan senyawa bioaktifnya dapat mempengaruhi penurunan kognitif.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar