Inggris Dorong Perancis dan Kanada Bantu Penanggulangan Ebola

Penulis: Christison Sondang Pane

Inggris Dorong Perancis dan Kanada Bantu Penanggulangan Ebola

Ilustrasi (Medical Express)

Selasa, 16 Juli 2019 | 11:33

Analisadaily - Menteri Pembangunan Internasional Inggris, Rory Stewart meminta Prancis dan Kanada pada hari Senin untuk menawarkan lebih banyak bantuan dalam menanggulangi wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo.

Pada pertemuan PBB, Stewart mengafakan, Inggris telah menyumbangkan $ 45 juta untuk penanganan wabah Ebola sebelumnya dan yang saat ini, dan ia telah memberikan otorisasi lebih lanjut $ 63 juta dari pengeluaran Inggris.

"Kami harus memasukkan lebih banyak uang ke sini tanpa dasar penyesalan," kata Stewart dalam pertemuan itu, seraya menyampaikan, pemerintah harus berhenti menggunakan masalah keamanan sebagai alasan untuk tidak mengirim staf ke penanggulangan Ebola, karena kelompok bersenjata sering menyerang pekerja bantuan.

Dilansir dari Reuters, Selasa (16/7), Amerika Serikat, Inggris dan Jerman semuanya telah menyumbang dengan murah hati, tetapi anggota lain dari kelompok negara-negara G7 perlu berbuat lebih banyak.

"Kami akan sangat berterima kasih jika teman-teman terkasih kami dari negara-negara G7 lainnya benar-benar meningkatkan," kata Stewart yang pada Senin kemarin baru pulang dari zona Ebola.

Uang adalah prioritas, tetapi keahlian bahasa Prancis juga berharga, dan francophone Prancis dan Kanada dapat memberikan kontribusi khusus.

“Akan luar biasa jika beberapa negara francophone dapat menyediakan lebih banyak staf di lapangan. Kami sangat membutuhkan lebih banyak penutur bahasa Prancis yang ditempatkan di lapangan, ” ujarnya.

Stewart juga akan meminta pemerintah Prancis dan Kanada untuk memberikan kontribusi yang lebih murah hati.

Kepala kedaruratan Organisasi Kesehatan Dunia, Mike Ryan mengatakan Kanada, telah menyumbang $ 750.000 langsung ke upaya WHO, tetapi juga menyumbang ke lembaga lain.

Itu juga uang pemerintah Kanada yang mendanai pengembangan vaksin Ebola yang telah menyelamatkan banyak nyawa.

"Berkenaan dengan pemerintah Prancis, kami bergantung pada pemerintah Prancis untuk banyak kerja sama teknis, tetapi sampai saat ini WHO belum menerima kontribusi keuangan dari pemerintah Prancis," kata Ryan.

Stewart mengatakan beberapa donor pada pertemuan PBB yang penuh sesak percaya, tanggapan itu didanai dengan baik.

“Bank Dunia telah memberikan komentar yang sangat positif tentang bagaimana mereka dapat mengendalikan semuanya. Mereka belum melakukannya,” ucapnya, dan menambahkan, uang diperlukan untuk melipatgandakan jumlah staf WHO yang membantu tetangga Kongo, seperti Burundi dan Sudan Selatan, bersiap menghadapi kemungkinan wabah.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar