Ilmuwan Temukan Cara Baru Mengobati HIV

Penulis: Reza Perdana

Ilmuwan Temukan Cara Baru Mengobati HIV

Ilustrasi (Boldsky)

Senin, 4 Desember 2017 | 08:47

Analisadaily - HIV/AIDS masih dianggap tabu di beberapa belahan dunia. Jika Anda terinfeksi HIV, Anda dikucilkan dari masyarakat. Perasaan ini sendiri cenderung mempengaruhi pasien secara mental dan sering kali pasien mengalami depresi.

Ada berbagai pilihan pengobatan yang tersedia untuk HIV/AIDS yang secara khusus ditujukan untuk pengobatan gejala. Nah, bekerja untuk efek ini, apa yang bisa disebut sebagai salah satu penemuan yang luar biasa.

Para ilmuwan telah menemukan harta karun berupa mikroorganisme yang berpotensi untuk mengobati HIV di Gurun Atacama Chile, salah satu tempat tertinggi dan terkering di Bumi.

Dilansir dari Boldsky, Senin (4/12) untuk penelitian ini, peneliti telah mengambil sampel tanah dari ketinggian 3.000 sampai 5.000 meter di atas permukaan laut.

Michael Goodfellow, dari Universitas Newcastle di Inggris, mengatakan, penelitian ini berfokus pada aktinobakteri, karena sebagai spesies batu kunci di ekosistem dan diakui sebagai sumber senyawa bioaktif yang tak tertandingi.

Selama penelitian, para peneliti menemukan lanskap ini merupakan gudang yang luar biasa untuk materi gelap aktinobakteri, terdiri dari sebagian besar mikroba yang saat ini tidak dapat dikembangkan oleh para ahli mikrobiologi.

Para periset menemukan bahwa 40 persen dari actinobacteria yang ditangkap dalam sampel tidak dapat diberi nama, yang dianggap belum pernah ditemukan sebelumnya.

"Bank benih mikroba ini merupakan sumber benih yang sangat besar untuk program bioteknologi, terutama di era dimana resistensi terhadap antibiotik yang ada dengan cepat menjadi ancaman utama bagi kesehatan global," kata Goodfellow.

Disebutkan, penemuan bakteri baru berpotensi digunakan untuk menciptakan pengobatan baru, karena pekerjaan terus mengatasi masalah antibiotik.

"Juga penting bahwa satu strain bakteri yang ditemukan terbukti menjadi penghambat enzim yang memungkinkan virus HIV berkembang biak sendiri. Hal ini dapat memberikan petunjuk penting untuk pengembangan obat anti-HIV," terang Goodfellow.

Penelitian baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal Extremophiles.

Apa itu HIV & Bagaimana Cara Menularnya?

Ilustrasi (Boldsky)

Ilustrasi (Boldsky)

HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, yang merupakan pertahanan alami tubuh kita terhadap penyakit. Jadi ketika sistem kekebalan tubuh menjadi lemah, maka seseorang yang hidup dengan HIV, yang tidak menerima perawatan, akan merasa lebih sulit dan lebih sulit untuk melawan infeksi dan penyakit.

Virus dapat ditularkan melalui kontak dengan darah, air mani atau cairan vagina yang terinfeksi. Demam, kelelahan dan sakit tenggorokan adalah beberapa gejala awal HIV.

Jika diobati tepat pada waktunya maka seseorang dapat mencegahnya meneruskannya ke AIDS. Jika terjadi AIDS, kepatuhan terhadap rejimen antiretroviral (ARV) dapat memperlambat kemajuan penyakit dan juga mencegah infeksi sekunder dan komplikasi.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar