Ibuprofen Berisiko Tingkatkan Serangan Jantung

Penulis: Elfa | Editor: Reza Perdana

Ibuprofen Berisiko Tingkatkan Serangan Jantung

Ibuprofen (Fox News)

Senin, 20 Maret 2017 | 09:48

Analisadaily - Mengonsumsi ibuprofen untuk meredakan sakit kepala mungkin tampak seperti bukan masalah besar. Namun para peneliti di Denmark mewaspadai kelebihan.

Sebuah penelitian di European Heart Journal menunjukkan, ibuprofen menjadi salah satu obat penghilang rasa sakit di Amerika yang paling populer.

Kelebihan mengonsumi Ibuprofen menimbulkan risiko serangan jantung sebesar 31 persen. Jenis lain dari non-steroid anti-inflammatory, atau NSAID, juga terkait dengan peningkatan risiko gangguan jantung.

Temuan Itu didasarkan dari data 29.000 orang yang mengalami serangan jantung di Denmark antara 2001 dan 2010.

Dilansir dari Fox News, Senin (20/3), sekitar 3.400 orang telah mengonsumsi NSAID selama 30 hari sebelum didiagnosa terkena serangan jantung.

Para peneliti mengatakan, masyarakat tidak diperbolehkan mengonsumsi lebih dari 1,200mg Ibuprofen per hari. Jika ragu, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar