Hubungan Polusi Udara Dengan Gangguan Mental Anak

Penulis: Christison Sondang Pane | Editor: Eka Azwin Lubis

Hubungan Polusi Udara Dengan Gangguan Mental Anak

Ilustrasi (Fox News)

Rabu, 15 Juni 2016 | 08:45

Analisadaily - Peneliti Kesehatan Masyarakat di Umea University, Swedia, Anna Oudin mengatakan, tingkat polusi udara yang tinggi dapat menyebabkan risiko gangguan mental pada anak-anak dan remaja.

Anna menjelaskan, saat polusi udara berada pada taraf yang tinggi, maka secara otomatis tingkat konsumsi obat juga semakin tinggi.

Sementara di daerah yang tingkat polusinya rendah, maka potensi gangguan kejiwaan anak-anak dan remaja akan lebih rendah.

"Saat polusi udara tinggi, banyak obat yang digunakan untuk mengatasinya, termasuk antipsikotik dan obat penenang tertentu yang diberikan kepada anak. Secara khusus tingkat konsumsi obat meningkat hingga 9%," kata Anna, dilansir dari FoxNews, Rabu (15/6).

Sebelumnya juga sudah diberi tahu tentang adanya hubungan antara polusi udara dengan kecemasan, tingkat stres dan kondisi mental. Akibatnya, terjadi peradangan dan stres oksidatif yang membuat otak rentan terhadap partikel ambeien di udara yang tercemar.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar