Hati-Hati, Ngemil Tengah Malam Berpotensi Terkena Penyakit Jantung

Penulis: Reza Perdana

Hati-Hati, Ngemil Tengah Malam Berpotensi Terkena Penyakit Jantung

Ilustrasi (Boldsky)

Sabtu, 11 November 2017 | 20:21

Analisadaily - Apakah Anda sering merasa lapar di tengah malam? Jika ya, apa yang Anda lakukan pada saat itu? Mengonsumsi beberapa makanan kecil yang tersedia di rumah adalah sesuatu yang kebanyakan dilakukan.

Tapi, tindakan itu adalah salah satu kebiasaan terburuk karena dapat meningkatkan risiko beberapa masalah kesehatan. Menurut sebuah studi baru, makan di malam hari dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes dengan mengganggu jam biologis tubuh.

Dilansir dari Boldsky, Sabtu (11/11), periset di National Otonom University of Mexico melihat kadar lemak yang disebut trigliserida, dalam darah tikus. Selama penelitian, mereka menemukan setelah memberi makan tikus, lemak pada awal masa istirahat mereka, tingkat lemak darah mereka melonjak lebih drastis daripada saat diberi makan pada awal fase aktif mereka.

Ketika mereka melepaskan bagian otak tikus yang mengendalikan siklus 24 jam, tidak ada lagi perubahan tingkat lemak.

"Fakta bahwa kita bisa mengabaikan jam biologis penting untuk bertahan hidup, kita bisa memutuskan untuk tidur di siang hari saat lelah," kata Ruud Buijs, salah seorang periset.

"Namun, sering melakukan ini dengan kerja shift, jet lag, atau begadang larut malam, akan membahayakan kesehatan kita dalam jangka waktu panjang, terutama saat kita makan pada saat kita harus tidur," tambahnya.

Kadar lemak darah tinggi dikaitkan dengan penyakit jantung dan diabetes. Penyakit ini terkait dengan gaya hidup, dimana manusia mengabaikan sinyal jam biologis, dan makan di siang dan malam hari.

Studi ini menunjukkan mengapa gaya hidup seperti itu tidak selaras dengan siklus 24 jam, dan dapat menyebabkan tinggi tingkat lemak dan dengan demikian berisiko tinggi mengalami masalah jantung.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar