Hati-hati, Beberapa Aktivitas Ini Dapat Merusak Gigi (Part II)

Penulis: Elfa Harahap

Hati-hati, Beberapa Aktivitas Ini Dapat Merusak Gigi (Part II)

Dailymail

Kamis, 9 Oktober 2014 | 14:34

Analisadaily – Lima aktivitas yang dapat merusak gigi telah dibahas sebelumnya. Di bagian kedua ini, setidaknya masih ada lima poin lagi yang harus kita ketahui. Diketahui dari Dailymail, aktivas yang akan disebutkan dibawah umumnya menjadi aktivitas yang sangat sering dilakukan setiap orang, antara lain:

1. Meminum obat demam.

Selain menggunakan pil kontrasepsi, meminum obat demam juga dapat membuat gigi rusak. Obat demam dapat memblokir histamin yang berfungsi sebagai pencegah alergi. Saat histamin di dalam tubuh terblokir, mulut menjadi kering dan dapat menyebabkan penyakit gusi dan meradang ke gigi.

BACA JUGA: Hati-hati, Beberapa Aktivitas Ini Dapat Merusak Gigi (Part I)

2. Menggosok gigi setelah makan.

Menggosok gigi setelah makan dapat melemahkan enamel yang dihasilkan dari asam dan gula. Jika langsung menggosok gigi setelah makan, itu artinya kita menyikat enamel. “Setidaknya setengah jam atau menyikat gigi sebelum makan untuk menghilangkan bakteri,” kata Dr Phil Stemmer dari Fresh Breath Centre.

3. Naik Pesawat.

Aneh rasanya jika kita dilarang naik pesawat karena dapat menyebabkan kerusakan gigi. Penemuan terbaru mengatakan kalau hal ini benar. Perjalanan udara dapat memicu rasa sakit pada gigi berlubang yang sedang ditambal karena ketinggian dapat menyebabkan tekanan udara mengecil. Tekanan udara menyebabkan rasa sakit. Menurut konsultan ahli bedah mulut di Rumah Sakit BMI Sloane di Kent, Luke Cascarini, sebaiknya kita memeriksakan gigi yang sedang ditambal sebelum melakukan perjalanan udara.

4. Banyak bicara.

Poin ini lebih diutamakan untuk wanita yang suka berbicara. Berbicara dalam waktu yang lama menyebabkan arthritis pada sendi mengalami nyeri dan tentunya akan berpengaruh pada gigi. Satu dari empat orang wanita selalu menderita sendi rahang. “Itu disebabkan karena banyak bicara,” kata dokter Mr Cascarini.

5. Menggunakan Inhaler asma.

Inhaler asma mengandung obat yang disebut aerosol. Obat ini berfungsi untuk merelaksasi otot-otot yang mengelilingi saluran udara, sehingga lebih mudah untuk bernapas. Penelitian di Australia dan Skandinavia menghubungkan aerosol dengan peningkatan resiko kerusakan gigi. Hasilnya, ditemukan adanya pengaruh penggunaan aerosol pada gigi. Bukan berarti penderita asma tidak dapat menggunakan inhaler lagi. Penderita sebaiknya memastikan bahwa aerosol tidak menyentuh gigi. Setelah menggunakan inhaler, bilas mulut dengan air. (Elfa)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar